Breaking News:

Ketika Sakit Warga Kebumen Lebih Senang Berobat ke Banjarnegara. Ternyata Ini Sebabnya!

Jalan di Desa Giritirto, Kecamatan Karanggayam, Kabupaten Kebumen kondisinya rusak parah. Sehinggga menyulitkan warga untuk mengakses layanan publik

Penulis: khoirul muzaki | Editor: yayan isro roziki
TribunBanyumas.com/Khoirul Muzakki
Kondisi jalan antar kabupaten di Desa Giritirto Karanggayam Kebumen susah dilalui kendaraan. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, KEBUMEN - Nasib warga di wilayah perbatasan, tepatnya di Desa Giritirto, Kecamatan Karanggayam, Kabupaten Kebumen, cukup memprihatinkan.

Mereka belum juga mencicipi gurihnya pembangunan infrastruktur yang kerap digaungkan pemerintah. Warga bukannya tak memiliki jalan untuk mengakses dunia luar.

Masalahnya, jalan yang ada sungguh tidak layak dilalui kendaraan. Kondisi jalan rusak parah, hingga kurang pantas disebut 'jalan'.

Warga Ponjen Purbalingga Temukan Situs Diduga Candi, Pernah Ditinjau Balai Arkeologi

LBH Pers: Selama 2019 Polisi Paling Banyak Lakukan Kekerasan Terhadap Jurnalis, 33 Oknum Tersangkut

6 Film Indonesia Tayang Februari 2020 di Bioskop, Film Genre Horor hingga Romantis

Soal Kantor KPU RI Digeledah KPK, Arief Budiman: Yang Dimasuki Hanya Ruangan Wahyu Setiawan

Apa artinya ada jalan, jika mereka masih susah memanfaatkannya. Jalan penghubung antar dua kabubupaten: Kebumen - Banjarnegara itu justru berisiko mencelakai penggunanya.

Apalagi saat musim penghujan seperti saat ini, jalan yang hilang kulit aspalnya itu berubah licin dan membahayakan pengendara.

Tidak hanya butuh nyali maupun kemampuan berkendara untuk bisa menaklukkan jalan ini, namun juga keberuntungan. Seringkali pengendara gagal menjaga keseimbangannya hingga terjatuh.

Video Bantuan Peralatan Kerja di Purbalingga

Foto-foto Megahnya Rumah Berarsitektur Jawa Mantan Komisioner KPU Wahyu Setiawan di Banjarnegara

"Pada mengeluh, banyak yang jatuh di jalan," kata Dul Punuk warga Desa Giritirto, Karanggayam, Kebumen, Senin (13/1/2020).

Entah kapan terakhir jalan itu dibangun, Dul sampai tak bias persis mengingatnya. Ia hanya menyebut sudah lama sekali jalan itu tidak tersentuh pembangunan.

Warga Desa Giritirto mungkin yang paling menderita karena kondisi jalan ini, karena di tempat merekalah jalan itu berada.

Warga Karangtalun Cilacap Temukan Piton 4 Meter di Kandang Ayam, Pernah di Lemari hingga Boks Bayi

Perahu Terbalik, Penambang Pasir di Sungai Lukulo Kebumen Tenggelam

Sebagian warga di desa itu bahkan kesulitan untuk sekadar mengakses kantor balai desa karena kondisi jalan yang buruk. Tak jarang warga harus berjalan kaki menuju kantor desa sejauh sekitar empat kilometer, karena takut berkendara.

"Itu ke kantor desa kan empat kilometer. Banyak yang jalan kaki. Kalau naik ojek takut jatuh," katanya.

Bukan hanya pusat pemerintahan, masyarakat pun kesulitan mengakses Puskesmas atau rumah sakit untuk berobat karena jalan susah dilalui.

Niat Kencani Wanita Cantik di Hotel, Luki Malah Disiram Bensin, Tubuhnya Nyaris Habis Terbakar

Pilkades Campurejo Temanggung seperti Pesta Pernikahan. Ada Makan-makan dan Hadiah Utama Motor

Perjalanan ke fasilitas kesehatan atau Puskesmas di Kecamatan Karangsambung pun harus ditempuh dengan waktu yang panjang.

Tak ayal, warga Desa Giritirto banyak yang memilih berobat ke kabupaten tetangga, Banjarnegara. Ini dikarenakan kondisi jalan menuju ke sana lebih bagus, sehingga lebih cepat menjangkau rumah sakit.

"Ke Banjar lebih cepet, cuma 15 menit, kalau ke rumah sakit Karangsambung bisa sejam ," katanya. (aqy)

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved