Breaking News:

Waspada Investasi Bodong seperti Kasus MeMiles, Ini 6 Cara untuk Menghindarinya

Teranyar, Kepolisian Daerah Jawa Timur membongkar kasus investasi bodong MeMiles yang diduga beromzet Rp 740 miliar

Editor: muslimah
Shutterstock
Ilustrasi investasi. 

TRIBUNBANYUMAS.COM - Tak perlu khawatir untuk berinvestasi meski banyak kasus investasi bodong terungkap. Sebab, ada cara untuk menghindari investasi bodong.

Teranyar, Kepolisian Daerah Jawa Timur membongkar kasus investasi bodong MeMiles yang diduga beromzet Rp 740 miliar.

Bahkan investasi bodong ini dikabarkan juga menyeret sejumlah artis ibu kota.

MeMiles merupakan platform digital advertising dengan memadukan 3 jenis bisnis yakni advertising, market place dan traveling.

MeMiles memberikan iming-iming yang diluar logika. Misalkan dengan top up Rp 300.000 bisa dapat bonus HP, top up Rp 3 juta dapat sepeda motor dan top up Rp 7 juta dapat Mobil Fortuner.

Agar Anda tak terjerumus investasi bodong, berikut 6 cara agar Anda terhindar dari investasi bodong:

1. Identifikasi Jenis Penawaran

Menurut Personal Financial Planner sekaligus CEO One Shildt Budi Raharjo, sebagai investor atau orang yang ingin berinvestasi, sangat penting untuk melakukan identifikasi penawaran produk investasi.

"Yang pertama adalah program penawarannya itu jenis apa, apakah investasi real (properti,

perkebunan atau emas), atau dia finansial investasi (saham) atau mungkin dia pengelolaan saham (reksadana)," kata Budi kepada Kompas.com, Jumat (10/1/2020).

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved