Keluarga di Banjarnegara Syok Komisioner KPU Wahyu Setiawan Kena OTT, Mereka Ungkap Keseharian Wahyu

Ditemui di kediamannya, ayah Wahyu yang mengenakan busana muslim terlihat masih syok

Penulis: khoirul muzaki | Editor: muslimah
(Kompas.com/Fitria Chusna Farisa)
Komisioner KPU Wahyu Setiawan di kantor KPU, Menteng, Jakarta Pusat. 

Wahyu pernah menasehatinya menjadi pemimpin jujur.

Karena itu, ia tidak percaya jika saudaranya itu melakukan sesuatu yang kontraproduktif dengan perkataannya.

"Saya tidak percaya kalau mas Wahyu melakukan itu. Dia sangat baik," katanya.

Sebelum menjadi Komisioner KPU RI, Wahyu Setiawan mengawali karirnya sebagai Ketua KPU Banjarnegara kemudian komisioner KPU Jateng.

Sebelumnya dikabarkan Komisi Pemberantasan Korupsi menangkap Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Wahyu Setiawan dalam operasi tangkap tangan, Rabu (8/1/2020) hari ini.

Ketua KPK Firli Bahuri mengatakan, Wahyu ditangkap KPK karena dugaan transaksi suap.

"Kita melakukan penangkapan terhadap para pelaku yang sedang melakukan tindak pidana korupsi berupa suap," kata Firli kepada Kompas.com.

Firli menuturkan, dalam penangkapan Wahyu, KPK juga menangkap pemberi dan penerima suap.

Namun, Firli tidak menjelaskan peran Wahyu dalam dugaan transaksi suap tersebut.

"Pemberi dan penerima suap kita tangkap. Komisioner KPU atas nama WS," ujar Firli.

Adapun informasi lebih lanjut terkait operasi tangkap tangan ini akan disampaikan lewat konferensi pers pada Kamis (9/1/2020) besok.

Terkait penangkapan ini, KPU menyatakan bahwa pihaknya menunggu konfirmasi dari KPK.

"Kami masih menunggu konfirmasi dari KPK," ucap Komisioner KPU Ilham Saputra.

Wahyu Setiawan merupakan pria kelahiran Banjarnegara pada tanggal 5 Desember 1973.

Ia juga pernah menjabat sebagai Ketua KPU Banjarnegara selama dua periode. 

Halaman
1234
Sumber: Tribun Banyumas
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved