Video Pabrik Gula Kalibagor Disulap Menjadi Pabrik Garmen
Pabrik gula Kalibagor, Kabupaten Banyumas sudah terkenal sebagai salah satu bangunan peninggalan jaman belanda
Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: Abduh Imanulhaq
Jika sudah full sampai 20 line, maka pekerjanya bisa mencapai 1.500 orang.
Terkait dengan pangsa pasarnya sendiri tergantung dari tim marketing yang bekerja.
"Kita di sini hanyalah unit produksi, kalau lokal atau ekspor bagi kita sama saja, karena kualitasnya persis harus sama," tambahnya.
Sementara itu, Bupati Banyumas, Achmad Husein mengapresiasi keberadaan pabrik garmen tersebut.
Bupati mengatakan jika kurang lebih empat tahun membujuk investor tersebut untuk mau investasi di bekas pabrik Kalibagor tersebut.
Lamanya proses menggaet investor dipengaruhi oleh banyak pertimbangan seperti mahalnya harga tanah.
"Ada anggapan bahwa di Banyumas kebanyakan adalah pekerja priyayi, bukan pekerja pabrik, dan lambat."
"Setelah dibuka pabrik garmen, ternyata tidak dan banyak pekerja asli Banyumas," ujar bupati.
Sebagai upaya meningkatkan investasi, bupati juga sudah bertemu dengan 20 orang pengusaha garmen.
"Kita akan buat kawasan industri garmen di Kabupaten Banyumas, tepatnya di blok Sekti, di Desa Randegan, Kecamatan Wangon, Kabupaten Banyumas," imbuhnya.
Menurut bupati pabrik industri garmen di Kalibagor sebagai langkah awal menarik investor.
Sebab kedepan salah satu tawaran utamanya adalah rencana pembuatan kawasan industri.
Jika ada kawasan industri ada pula fasilitas dengan sewanya murah pasti investor akan tertarik.
Rencana pembuatan kawasan industri tersebut sudah pada tahap pembicaraan dengan kementerian perindustrian.
"Tantangannya adalah saya harus melakukan pembebasan jalan masuk, kurang lebih diakhir tahun ini, kemudian pembangunan mulai tahun depan," ungkapnya.
Kawasan industri garmen Blok Sekti direncanakan akan memiliki kurang lebih luas 40 hektar.
Bupati memastikan bahwa para investor yang akan investasi di Banyumas akan dipermudah proses perizinannya.