Kamis, 23 April 2026

Video Berita

Dari Tradisi Desa, Benang Antih Tumanggal Kini Tembus Pasar Internasional

Di tangan Surati limbah tersebut diolah kembali secara manual menggunakan jantra. Benang antih Tumanggal diminati pasar internasional

Penulis: Farah Anis Rahmawati | Editor: Rustam Aji
Ringkasan Berita:
  • Di Desa Tumanggal, Kecamatan Pengadegan, Kabupaten Purbalingga, ternyata menyimpan tradisi yang luar biasa
  • Ya, dari Desa Tumanggal lahirlah benang antih, yang  berasal dari kapas katun limbah pabrik di Semarang dan Batang.

TRIBUNBANYUMAS.COM -VIDEO- Minggu, 14 Desember 2025, di sebuah teras rumah sederhana Desa Tumanggal, Kecamatan Pengadegan, Kabupaten Purbalingga suara alat pemintal kapas tradisional berderak pelan mengikuti gerak tangan seorang wanita paruh baya yang merupakan perajin antih.

Bahan baku dalam proses ini sendiri berasal dari kapas katun limbah pabrik di Semarang dan Batang.

Di tangan Surati limbah tersebut diolah kembali secara manual menggunakan jantra. 

Benang antih Tumanggal menjadi unik dan diminati pasar internasional karena ketidaksempurnaannya. (anr/sal)

Baca juga: Eks Pelatih Timnas Kanada John Herdman Diisukan Jadi Pelatih Timnas Indonesia

Baca juga: Longsor Rusak Rumah, Warga Darmakeradenan Banyumas Tuntut Pabrik Semen Bima Tanggung Jawab

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved