Video Berita
Dari Tradisi Desa, Benang Antih Tumanggal Kini Tembus Pasar Internasional
Di tangan Surati limbah tersebut diolah kembali secara manual menggunakan jantra. Benang antih Tumanggal diminati pasar internasional
Penulis: Farah Anis Rahmawati | Editor: Rustam Aji
Ringkasan Berita:
- Di Desa Tumanggal, Kecamatan Pengadegan, Kabupaten Purbalingga, ternyata menyimpan tradisi yang luar biasa
- Ya, dari Desa Tumanggal lahirlah benang antih, yang berasal dari kapas katun limbah pabrik di Semarang dan Batang.
- Kini, Benang antih Tumanggal menjadi unik dan diminati pasar internasional karena ketidaksempurnaannya.
TRIBUNBANYUMAS.COM -VIDEO- Minggu, 14 Desember 2025, di sebuah teras rumah sederhana Desa Tumanggal, Kecamatan Pengadegan, Kabupaten Purbalingga suara alat pemintal kapas tradisional berderak pelan mengikuti gerak tangan seorang wanita paruh baya yang merupakan perajin antih.
Bahan baku dalam proses ini sendiri berasal dari kapas katun limbah pabrik di Semarang dan Batang.
Di tangan Surati limbah tersebut diolah kembali secara manual menggunakan jantra.
Benang antih Tumanggal menjadi unik dan diminati pasar internasional karena ketidaksempurnaannya. (anr/sal)
Baca juga: Eks Pelatih Timnas Kanada John Herdman Diisukan Jadi Pelatih Timnas Indonesia
Baca juga: Longsor Rusak Rumah, Warga Darmakeradenan Banyumas Tuntut Pabrik Semen Bima Tanggung Jawab
| Anti Lelet Pas Tahun Baru, Telkomsel Jateng-DIY Kerahkan AI dan Ratusan BTS Baru |
|
|---|
| Kesabaran Habis Mediasi Selalu Buntu, Warga Darmakeradenan Pasang Banner Sindir PT Star Semen Bima |
|
|---|
| Nasib Apes Tukang Becak Brebes, Unit Bantuan Presiden Dikandang Paksa Alasan Kondusivitas |
|
|---|
| Amankan Natal dan Tahun Baru, Polres Purbalingga Siap Operasi Lilin Candi 2025 |
|
|---|