Video Berita
Potret Kehidupan Napi di Lapas Kelas IIA Purwokerto: Tetap Bisa Kuliah hingga Cuan!
Mereka tidak hanya hidup di dalam jeruji tahanan, lebih dari itu mereka juga diberi berbagai keterampilan.
Penulis: rajif | Editor: Rustam Aji
TRIBUNBANYUMAS.COM – VIDEO – Rabu (15/10/2025) lalu, adalah hari istimewa bagi Tim Tribunbanyumas.com.
Bagaimana tidak, Tim Tribunbanyumas.com diberi kesempatan berkunjung ke Lapas Kelas IIA Purwokerto.
Tentu tak sekadar berkunjung sebagaimana keluarga warga binaan (napi) menjenguk.
Lebih dari itu, kami diberi kesempatan untuk berkeliling melihat-lihat aktivitas warga binaan.
Kesan sangar tidak terlihat di dalam Lapas.
Ditemani Kepala Lapas (Kalapas) Kelas IIA Purwokerto, Aliandra Harahap, kami menyaksikan sendiri bagaimana warga binaan di sini beraktivitas.
Mereka tidak hanya hidup di dalam jeruji tahanan, lebih dari itu mereka juga diberi berbagai keterampilan.
“Sekarang konsep penjara beda. Kalau dulu, napi betul-betul dipenjarakan, sehari-hari di dalam penjara. Tapi kini, disebut warga binaan karena di dalam penjara ini napi mendapatkan binaan (dibina) agar kelak ketika bebas, napi punya keterampilan, bisa kembali ke masyarakat dan tidak mengulangi perbuatannya,” kata Kalapas Aliandra.
Betul saja, di balik tembok tinggi dan pengamanan superketat, para warga binaan mendapatkan keterampilan, bahkan mereka bisa kuliah.
Baca juga: Tangan yang Dulu Nakal Kini Sibuk Rawat Melon, Cara Lapas Purwokerto Tanamkan Tanggung Jawab WBP
Ya, di salah satu gedung di dalam Lapas, terlihat puluhan napi tengah kuliah.
“Kita mendatangkan dosen khusus. Dan, ini sudah berjalan lama,” ungkapnya Aliandra.
Selain kesempatan kuliah di dalam Lapas, napi juga mendapatkan pelatihan keterampilan dan praktik langsung membuat kerajinan tangan, mulai dari potong rambut, bikin sapu lidi, mengolah sampah jadi kompos, hingga beternak dan berkebun.
“Hasilnya kita jual. Hasil penjualannya ini, juga sebagian masuk ke mereka (napi) untuk ditabung, agar ada bekal saat bebas,” tandasnya.
Nah, ternyata kehidupan di dalam Lapas penuh dengan dinamika. Mereka betul-betul dibina agar bisa Kembali diterima masyrakat. (aji)
| Gotong Royong Warga Banyumas Sukses Renovasi 132 Rumah Tak Layak Huni |
|
|---|
| Ketatnya Seleksi Kerja di Kebumen: 450 Pelamar SPPG Manunggal Jaya Tersingkir, Hanya Terima 50 Orang |
|
|---|
| BRISIK! Prof Aziz: Saatnya Potensi Ekonomi Jasela Diperhitungkan lewat Tol Pejagan-Cilacap |
|
|---|
| BRISIK! Harap-harap Cemas Menunggu Realisasi Jalan Tol Pejagan-Cilacap-Jogja |
|
|---|