Sabtu, 16 Mei 2026

Berita Jateng

Karanganyar Masuk Daftar 5 Daerah Kunjungan Wisatawan Terendah, Pemprov Jateng: Tak Ada Spot Baru

Karanganyar masuk daftar lima daerah dengan kunjungan wisata terendah selama triwulan pertama 2026. Tak ada spot baru diduga menjadi pemicu.

Tayang:
Penulis: iwan Arifianto | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/AGUS ISWADI
WISATA KEMUNING - Pengunjung melintasi jembatan goyang di Kemuning Sky View di kawasan kebun teh, Kecamatan Ngargoyoso, Kabupaten Karanganyar, Jateng, Minggu (16/6/2024). Kunjungan wisatawan di Kabupaten Karanganyar masuk lima besar terendah di Jawa Tengah selama triwulan pertama 2026. 

Ringkasan Berita:
  • Lima daerah mencatatkan kunjungan wisatawan yang rendah selama triwulan pertama 2026 yaitu Kabupaten Tegal, Sukoharjo, Wonogiri, Karanganyar, dan Sragen.
  • Pemprov Jateng menduga, rendahnya kunjungan wisata karena faktor bencana dan kurangnya inovasi spot baru.
  • Pemprov Jateng berupaya mendongkrak kunjungan wisata ke daerah-daerah lewat event wisata.

 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - Lima daerah di Jawa Tengah mencatatkan angka kunjungan wisatawan rendah selama triwulan pertama tahun 2026.

Lima daerah tersebut adalah Kabupaten Tegal dengan 87,3 ribu wisatawan; Sukoharjo dikunjungi 85,5 ribu wisatwan; Wonogiri mencatatkan 82,9 ribu wisatawan; Karanganyar mendapat kunjungan 47,5 ribu wisatawan; dan Sragen dikunjungi 44,2 ribu wisatawan.

Sebaliknya, lima daerah yang paling banyak dikunjungi wisatawan adalah Kabupaten Klaten dengan capaian 1,8 juta wisatawan; Kota Semarang dikunjungi 1,61 juta wisatawan; Surakarta dikunjungi 1,6 juta wisatwan, Demak mendapat kunjungan 1,5 juta wisatawan, dan Kudus dikunjungi 911 ribu wisatawan.

Kepala Dinas Kebudayaan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Jawa Tengah Hanung Triyono mengungkap, satu di antara faktor yang memicu rendahnya kunjungan wisata adalah bencana.

"Seperti di Kabupaten Tegal ini karena wisata andalan mereka Guci, kena musibah banjir," katanya, Jumat (15/5/2026).

Baca juga: Pemprov Jateng Genjot Pembentukan 1000 Desa dan Kampung Wisata, Banyumas Kebagian 40 Desa Wisata

Sementara, empat daerah lain, Hanung menilai, sepi dari kunjungan wisatawan karena kurang mengoptimalkan spot-spot wisata baru. 

Penambahan spot wisata baru seharusnya dilakukan sehingga para wisatawan tidak bosan di tempat tersebut.

"Seperti Karanganyar, ada Tawangmangu, mungkin ditambah wisata kuliner."

"Sragen itu andalan Sangiran itu juga perlu optimalkan event wisata," bebernya.

Untuk mendongkrak kembali kunjungan wisata ke daerah tersebut, ia melakukan berbagai langkah, satu di antaranya membuat event wisata ke Sangiran.

"Langkah ini yang berusaha kami lakukan untuk menarik wisatawan," terangnya.

Belum Capai Separo Target

Secara keseluruhan, Hanung mengatakan, jumlah kunjungan wisatawan ke Jawa Tengah tercatat sebesar 17,2 juta orang pada triwulan I 2026. 

Angka itu meningkat 18,7 persen dari triwulan I tahun 2025 (14,5 juta kunjungan).

Baca juga: Usulkan Anggaran Rp60 Miliar, Pemkab Karanganyar Prioritaskan Perbaiki Jalan Kawasan Wisata Kemuning

Peningkatan jumlah wisatawan itu terjadi karena faktor libur Lebaran 2026 yang mengalami peningkatan dari tahun 2025 sebesar 7,4 persen.

Sumber: Tribun Banyumas
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved