Kamis, 23 April 2026

Berita Nasional

Kereta Api Jarak Jauh Segera Dilengkapi Wifi 5G Gratis, KA Taksaka dan KA Argo Masuk Tahap Awal

Kereta api jarak jauh segera dilengkapi wifi jaringan 5G secara gratis. Di tahap awal, layanan akan diberikan ke KA Taksaka dan KA Argo.

Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/DOK HUMAS DAOP 4 SEMARANG
KELAS EKSEKUTIF - Ilustrasi suasana penumpang di dalam kereta api kelas eksekutif. PT KAI segera menghadirkan layanan wifi 5G gratis di perjalanan kereta api jarak jauh eksekutif. 

"Kalau bisa sih rute-rute liburan ya. Semarang, Jogja, Solo, Surabaya, termasuk juga kalau bisa Whoosh."

"Nanti kita prioritaskan dulu kereta-kereta yang utama kita dulu."

"Rute Jogja misalnya, itu kan kita punya kereta andalan KA Taksaka. Kemudian yang lewat jalur utara ada KA Argo. Itu mungkin kita prioritaskan ke situ," tutur dia. 

Meski menghadirkan layanan konektivitas premium, Bobby menjamin tidak akan ada penyesuaian atau kenaikan harga tiket kereta api bagi pelanggan. 

"Belum ada rencana ke sana. Karena kan kemarin sudah ada survei yang menyatakan KAI adalah layanan tertinggi, juga termurah. Layanan tertinggi KAI sekarang skornya 98,3," kata Bobby. 

Gunakan AI Based

SEmentara, Board of Investor SURGE Fadel Muhammad menyebut, kolaborasi ini sebagai terobosan besar bagi sistem komunikasi dan teknologi perkeretaapian nasional. 

"Ini intinya merupakan lompatan penggunaan teknologi komunikasi dari istilah beliau (Dirut KAI) 'jadul' yang 2G ke 5G," kata Fadel. 

Sejalan dengan pernyataan tersebut, CEO Huawei Smart Rail BU, Raymond Zuo menyatakan bahwa perusahaannya sebagai penyedia teknologi telah lama menjalin kerja sama dengan SURGE. 

Karenanya, ia menyebut, akan mendukung realisasi program penerapan jaringan 5G dan pemanfaatan AI dalam sistem operasi KAI agar lebih efisien. 

"Hari ini kita tidak sekadar menandatangani sebuah dokumen, melainkan sebuah komitmen bersama untuk menggunakan kekuatan 5G dan AI guna membangun sistem perkeretaapian yang lebih aman, lebih efisien, dan pintar bagi Indonesia," ujar Raymond. 

Raymond memaparkan bahwa kerja sama operasional ini akan difokuskan pada tiga arah utama. 

Pertama, pembangunan jaringan 5G Future Railway Mobile Communication System atau FRMCS untuk meningkatkan kualitas komunikasi petugas KAI. 

"Kami akan membangun jaringan komunikasi kereta api khusus yang memiliki bandwidth lebar, latensi rendah, dan sangat andal untuk KAI, yang akan mendukung berbagai aplikasi krusial seperti sistem kendali kereta, sistem pengaturan perjalanan menggunakan AI, dan Wi-Fi untuk penumpang," jelas Raymond. 

Baca juga: Kereta Api Makin Dipercaya, Jumlah Penumpang Angkutan Lebaran Daop 5 Purwokerto Nyaris 1 Juta Orang

Kemudian, pihaknya juga akan menerapkan penggunaan kecerdasan buatan atau AI dalam hal manajemen perjalanan dan pemantauan keselamatan di perlintasan sebidang. 

"Termasuk juga pemantauan kepadatan peron, dan deteksi kerusakan kereta barang secara otomatis melalui sistem AI," kata dia. 

Sumber: Kompas.com
Halaman 2/3
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved