Kamis, 23 April 2026

Teknologi

Meta Luncurkan WhatsApp Plus Berbayar Diujicoba di Eropa, Hadirkan 18 Tema Warna dan Ikon Eksklusif

WhatsApp mulai uji coba layanan berbayar "WhatsApp Plus" di Eropa. Tawarkan fitur pin 20 chat, 18 tema warna, dan ikon premium berlangganan

Editor: Rustam Aji
Anton/PEXELS
WhatsApp-Meta secara resmi mulai menguji coba layanan berlangganan terbaru bernama WhatsApp Plus. 
Ringkasan Berita:
  •  WhatsApp mulai menguji layanan berbayar terbarunya, WhatsApp Plus, yang menghadirkan sejumlah fitur premium bagi pengguna.
  • Eropa menjadi wilayah pertama yang kebagian layanan ini.  Layanan ini dilaporkan telah muncul di sejumlah akun pengguna, termasuk konsultan media sosial Matt Navarra.
  • "WhatsApp sedang menguji langganan opsional baru bernama WhatsApp Plus, yang dirancang untuk pengguna yang ingin lebih banyak cara dalam mengatur dan mempersonalisasi pengalaman mereka," ujar juru bicara Meta.

TRIBUNBANYUMAS.COM, EROPA – Meta secara resmi mulai menguji coba layanan berlangganan terbaru bernama WhatsApp Plus.

Versi berbayar ini menawarkan sederet fitur eksklusif untuk mempersonalisasi tampilan dan meningkatkan kontrol pengguna, dengan wilayah Eropa sebagai lokasi pertama uji coba terbatas ini.

Juru bicara Meta menyatakan bahwa WhatsApp Plus dirancang bagi pengguna yang menginginkan fleksibilitas lebih dalam mengatur aplikasi mereka.

Meski berbayar, Meta menjamin fungsi inti seperti berkirim pesan, panggilan suara, hingga enkripsi end-to-end tetap tersedia secara gratis bagi seluruh pengguna.

"WhatsApp sedang menguji langganan opsional baru bernama WhatsApp Plus, yang dirancang untuk pengguna yang ingin lebih banyak cara dalam mengatur dan mempersonalisasi pengalaman mereka," ungkap perwakilan Meta kepada TechCrunch, Rabu (22/4/2026).

Baca juga: Dua Mahasiswi Unsoed Lapor Dugaan Kekerasan Seksual ke Polisi, Polisi Selidiki Peran D

Daftar Fitur Eksklusif WhatsApp Plus

Berdasarkan laporan WABetaInfo, terdapat peningkatan signifikan pada fitur organisasi dan estetika aplikasi dalam paket premium ini:

  • Peningkatan Pin Chat: Pengguna dapat menyematkan (pin) hingga 20 percakapan, jauh lebih banyak dari batas versi gratis yang hanya 3 chat.
  • Tema dan Warna Baru: Tersedia 18 opsi warna baru (seperti Vibrant Blue hingga Burgundy) yang akan mengubah seluruh elemen antarmuka aplikasi dari warna hijau default.
  • Kustomisasi Ikon: Pengguna bisa memilih 14 ikon aplikasi baru, mulai dari desain minimalis, glitter, hingga tema kosmik.
  • Fitur Audio & Stiker: Terdapat 10 nada dering eksklusif tambahan serta stiker premium dengan efek animasi khusus yang muncul di layar chat.
  • Pengaturan Massal: Kemampuan mengatur tema dan nada notifikasi untuk beberapa kontak sekaligus dalam satu daftar (list).

Bocoran Harga dan Sistem Langganan

Meski belum ada pengumuman harga global secara resmi, di wilayah Eropa layanan ini dilaporkan muncul dengan tarif sekitar 2,49 euro atau setara Rp 50.204 per bulan. Sementara di Pakistan, harga paket tercatat sebesar 229 PKR (sekitar Rp 14.064).

Sistem pembayaran akan menggunakan skema langganan bulanan dengan perpanjangan otomatis melalui Google Play Store.

Baca juga: Polda Jateng Ungkap Jalur Gelap Ekspor Kendaraan Ilegal: 1.727 Kendaraan Dikirim ke Timor Leste

Menariknya, WhatsApp kemungkinan bakal menyediakan masa uji coba gratis selama satu bulan bagi pengguna terpilih untuk menjajal fitur-fitur tersebut sebelum mulai membayar.

Ketersediaan

Saat ini, fitur WhatsApp Plus masih dalam tahap uji coba terbatas, khususnya bagi pengguna versi Beta di perangkat Android.

Meta berencana menggulirkan layanan ini secara bertahap ke lebih banyak wilayah dalam beberapa minggu ke depan sambil mengumpulkan masukan dari pengguna untuk memastikan nilai tambah dari paket langganan tersebut. (marsha/yudha/kpc)

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved