Jumat, 5 Juni 2026

Liga 4 Jateng

Dipermalukan ISP Purworejo, Persibat Batang Masih Optismis Dapat Tiket ke 16 Besar Liga 4 Jateng

Langkah Persibat Batang meraih tiket 16 besar Liga 4 Jateng Jateng tertunda setelah kalah 0-1 dari ISP Purworejo. Tapi tetapi optimistis.

Tayang:
Penulis: Tito Isna Utama | Editor: rika irawati
Tribun Banyumas/Dok Persibat Batang
SIAP BERTANDING - Skuad Persibat Batang foto bersama sebelum laga melawan ISP Purworejo di Stadon Moh Sarengat, Kabupaten Batang, Rabu (14/1/2026). Persibat optimistis masih punya peluang meraih tiket ke-16 besar meski sebelumnya dipermalukan ISP Purworejo dengan skor 0-1. 

Ringkasan Berita:
  • Langkah Persibat Batang meraih tiket ke 16 besar Liga 4 Jateng tertunda setelah dipermalukan ISP Purworejo, Rabu (14/1/2026).
  • Meski begitu, Persibat Batang masih berada di puncak klasemen Grup G Liga 4 Jateng.
  • Persibat Batang pun opitmitis bisa melaju ke babak berikutnya dari ihasil menghadapi Wijaya Kusuma FC.

 

TRIBUNBANYUMAS.COM, BATANG - Langkah Persibat Batang meraih tiket ke 16 besar Liga 4 Jawa Tengah tersendat setelah dipermalukan ISP Purworejo di kandang, Rabu (14/1/2026).

Laskar Alas Roban kalah tipis dari tim tamu, ISP Purworejo dengan skor 0-1.

Laga Persibat vs ISP Purworejo digelar di Stadion Moh Sarengat.

Terkait hasil ini, Manajer Persibat Batang Achmad Dahlan menyampaikan, anak asuhnya sejatinya tampil dominan sejak menit awal. 

Peluang demi peluang tercipta, tekanan terus dilancarkan, tetapi penyelesaian akhir menjadi titik lemah yang berujung petaka di menit-menit akhir laga.

"Secara permainan kami menguasai pertandingan."

"Tapi, sepak bola bukan soal dominasi saja, melainkan efektivitas," kata Dahlan, Kamis (15/1/2026).

Baca juga: Klasemen Liga 4 Jateng Putaran Pertama: Persibas Banyumas dan Persibat Batang Raih Poin Sempurna

Diketahui, gol tunggal ISP Purworejo tercipta dari situasi bola mati yang berujung kemelut di depan gawang Persibat

Momen itu, kata Dahlan, menjadi gambaran kecil dari kelengahan besar yang berakar dari mental pemain.

Ia mengakui, dua kemenangan sebelumnya justru menjadi bumerang. 

Euforia berlebihan membuat konsentrasi tim menurun.

"Anak-anak terlalu percaya diri."

"Menang dua kali, termasuk di kandang ISP, membuat mereka overconfident."

"Ini pertandingan kandang tapi justru kami lengah," ungkapnya.

Sumber: Tribun Banyumas
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved