Rabu, 17 Juni 2026

Berita Blora

Gagal SMPB 2026, Calon Murid Baru di Blora Bisa Lanjutkan Sekolah di SKB

Warga Blora yang tak diterima SPMB 2026 tak perlu cemas, mereka bisa melanjutkan pendidikan di SKB.

Tayang:
Penulis: M Iqbal Shukri | Editor: rika irawati
Tribun Banyumas/M Iqbal Shukri
PENDAFTARAN KEJAR PAKET - Kepala Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Kabupaten Blora, Jumini memberi keterangan kepada wartawan di kantornya, Rabu (17/6/2026). Jumini mengatakan, pendaftaran SKB untuk Kejar Paket A, Paket B, hingga Paket C dibuka sejak awal Juni 2026. 

Ringkasan Berita:
  • Warga Blora tak perlu khawatir jika gagal di SPMB 2026.
  • SKB Blora siap menampung mereka lewat pendidikan kesetaraan kejar paket, mulai jenjang PAUD hingga SMA.
  • Pendaftaran Kejar Paket A hingga Kejar Paket C ini dibuka selama dua bulan penuh, sejak awal Juni hingga akhir Juli 2026.

 

TRIBUNBANYUMAS.COM, BLORA – Anak usia sekolah di Blora, Jawa Tengah, tak perlu khawatir jika tak diterima di sekolah negeri maupun di sekolah swasta dalam seleksi penerimaan murid baru (SPMB) 2026.

Mereka bisa melanjutkan pendidikan di Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) yang menyediakan pendidikan kejar paket mulai jenjang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), SD, SMP, hingga SMA.

Kepala SKB Blora, Jumini mengatakan, pendaftaran pendidikan kesetaraan atau Kejar Paket ini dibuka sejak awal Juni 2026 hingga akhir Juli 2026. 

Rentang waktu pendaftaran yang lebih panjang dilakukan untuk mengantisipasi anak-anak yang tidak tertampung di satuan pendidikan formal.

"SPMB sudah kami buka mulai awal Juni dan berakhir nanti sampai bulan Juli, antara pertengahan sampai akhir Juli."

"Kami membuka sampai akhir Juli untuk mengantisipasi anak-anak yang tidak tercover di pendidikan formal," terang Jumini saat ditemui di kantornya, Rabu (17/6/2026).

Baca juga: Kabar Duka, Anggota DPRD Blora Supriedi Meninggal di Usia 39 Tahun

Hingga pertengahan Juni, jumlah pendaftar di SKB Blora tercatat sebanyak 27 anak yang tersebar di Kejar Paket A, Kejar Paket B, dan Kejar Paket C.

Jumini menjelaskan, secara umum tidak ada perbedaan signifikan antara SPMB di sekolah formal dan SKB.

Namun, sasaran peserta didik yang dilayani berbeda.

Menurutnya, sekolah formal umumnya diperuntukkan bagi lulusan baru yang memenuhi persyaratan tertentu. 

Sementara, pendidikan nonformal seperti SKB dan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM), menyasar anak-anak yang karena berbagai alasan tidak dapat melanjutkan pendidikan formal.

"Kalau sekolah formal itu anak-anak fresh graduate yang memenuhi syarat untuk diterima di sekolah formal."

"Sedangkan sekolah nonformal seperti kami maupun PKBM adalah anak-anak yang karena suatu hal tidak bisa melanjutkan ke pendidikan formal," jelasnya.

Oleh karena itu, SKB juga menunggu hasil akhir proses SPMB sekolah formal sebelum menjaring peserta didik yang belum mendapatkan sekolah.

Tampung Semua Calon Murid yang Datang

Sumber: Tribun Banyumas
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup I - Matchday 1
Rabu, 17 Juni 2026 | 02:00 WIB
France
Prancis
3 - 1
Senegal
Senegal
Grup I - Matchday 1
Rabu, 17 Juni 2026 | 05:00 WIB
Iraq
Irak
1 - 4
Norway
Norwegia
Grup J - Matchday 1
Rabu, 17 Juni 2026 | 08:00 WIB
Argentina
Argentina
3 - 0
Algeria
Aljazair
Grup J - Matchday 1
Rabu, 17 Juni 2026 | 11:00 WIB
Austria
Austria
3 - 1
Jordan
Yordania
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved