Selasa, 5 Mei 2026

Lebaran 2026

Mudik Lebaran 2026: 165 Barang Penumpang Tertinggal di Kereta, KAI Pastikan Aman Terdata

KAI Daop 4 Semarang amankan 165 barang penumpang senilai Rp105 juta selama Lebaran 2026. Simak cara lapor barang tertinggal di kereta api di sini.

Tayang:
Penulis: Rezanda Akbar D | Editor: Rustam Aji
Tribun Jateng//TRIBUNJATENG/REZANDA AKBAR D
BARANG TERTINGGAL - Petugas Polsuska mengecek barang tertinggal di Stasiun Tawang Semarang. 
Ringkasan Berita:
  • PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 4 Semarang mengamankan 165 barang tertinggal milik penumpang selama masa Angkutan Lebaran 2026. Nilai total barang yang diamankan mencapai Rp105.696.000.
  • Seluruh barang temuan telah dimasukkan ke dalam sistem Lost and Found KAI.
  • Penumpang yang kehilangan barang dapat melapor kepada petugas di stasiun atau melalui Contact Center KAI 121 untuk segera ditindaklanjuti.

TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG – Totalitas pelayanan mudik Lebaran 2026 tidak hanya soal ketepatan waktu perjalanan.

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 4 Semarang melaporkan telah mengamankan 165 unit barang tertinggal di kereta api dan stasiun milik penumpang dengan estimasi nilai mencapai Rp105.696.000 selama masa angkutan Lebaran tahun ini.

Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Luqman Arif, mengungkapkan bahwa ratusan barang tersebut telah terdokumentasi dengan baik dalam sistem Lost and Found milik perusahaan.

Koleksi barang yang diamankan sangat beragam, mulai dari tas, dompet, dokumen penting, hingga barang elektronik.

Sistem Lost and Found KAI Terintegrasi

"Barang-barang yang tertinggal terdiri dari tas beserta isinya, barang elektronik, dompet, jaket, dokumen penting hingga helm. Sebagian besar sudah berhasil kami kembalikan kepada pemiliknya," ujar Luqman saat dikonfirmasi pada Sabtu (28/3/2026).

Luqman menegaskan, meski barang bawaan merupakan tanggung jawab pribadi, KAI berkomitmen memberikan rasa aman melalui sistem pelaporan yang cepat.

Baca juga: Bidik Tiket Liga 3: Persibangga Rekrut 10 Pemain Bintang dan Amankan 10 Sponsor Kakap

Penumpang yang merasa kehilangan dapat langsung melapor ke petugas stasiun atau menghubungi Contact Center KAI 121.

"Pengembalian barang bisa dilakukan di stasiun pemberangkatan atau stasiun tujuan. Bahkan, kami bisa membantu mengantar barang tersebut ke stasiun yang dikehendaki pemilik untuk diambil kemudian," tambahnya.

Respon Cepat di Masa Mudik Lebaran 2026

Efektivitas sistem ini dirasakan langsung oleh Lydia (28), salah satu penumpang yang sempat kehilangan oleh-oleh saat perjalanan menuju Blitar. Ia baru menyadari barangnya tertinggal setelah tiba di tujuan.

"Saya langsung lapor lewat aplikasi KAI Access dan Contact Center 121. Responnya cepat dan langsung di-follow up. Barang ditemukan dalam waktu kurang dari 24 jam," kata Lydia saat mengambil kembali barangnya di Semarang.

Hingga saat ini, KAI terus mengimbau para pemudik untuk selalu melakukan pengecekan ulang terhadap barang bawaan sebelum turun dari kereta.

Integrasi sistem digital dan kesigapan petugas di lapangan menjadi kunci utama dalam menjaga kepercayaan publik terhadap layanan transportasi massal ini.

Penanganan barang tertinggal di kereta api ini menjadi bukti nyata kesiapan KAI dalam menghadapi lonjakan penumpang selama musim libur nasional. (Rad)

Baca juga: Ramai Dugaan Praktik Calo di Terboyo, Dishub Kota Semarang Imbau Beli Tiket di Agen Resmi

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved