Astra Motor Yogyakarta
Tips Ala Honda Istimewa! Kenali Keselamatan Berkendara untuk Buah Hati
Sebagai bentuk kepedulian terhadap keselamatan berkendara, Astra Motor Yogyakarta membagikan sejumlah tips ala Honda Istimewa
Ringkasan Berita:
- Masih banyak orang tua yang belum sepenuhnya menyadari pentingnya keselamatan berkendara saat membawa buah hati menggunakan sepeda motor
- Risiko kecelakaan dapat terjadi kapan saja dan berdampak serius, terutama bagi anak-anak yang secara fisik masih rentan.
- Sebagai bentuk kepedulian terhadap keselamatan berkendara, Astra Motor Yogyakarta selaku main dealer sepeda motor Honda wilayah Yogyakarta, Kedu, dan Banyumas, membagikan sejumlah tips ala Honda Istimewa
TRIBUNBANYUMAS.COM, Yogyakarta – Anak merupakan masa depan setiap keluarga. Namun, masih banyak orang tua yang belum sepenuhnya menyadari pentingnya keselamatan berkendara saat membawa buah hati menggunakan sepeda motor. Padahal, risiko kecelakaan dapat terjadi kapan saja dan berdampak serius, terutama bagi anak-anak yang secara fisik masih rentan.
Sebagai bentuk kepedulian terhadap keselamatan berkendara, Astra Motor Yogyakarta selaku main dealer sepeda motor Honda wilayah Yogyakarta, Kedu, dan Banyumas, membagikan sejumlah tips ala Honda Istimewa #Cari_Aman berkendara bersama anak agar perjalanan tetap nyaman dan terlindungi :
Gunakan Perlengkapan Berkendara Lengkap
Orang tua wajib memastikan anak menggunakan perlengkapan berkendara yang sama lengkapnya dengan pengendara, mulai dari helm standar, jaket, celana panjang, hingga sepatu tertutup.
Hal ini penting karena risiko cedera antara pengendara dan pembonceng pada dasarnya sama. Penggunaan perlengkapan yang tepat dapat meminimalkan dampak benturan apabila terjadi insiden di jalan.
Baca juga: Tampil Street-Style dengan Tambahan Aksesori Resmi Honda, All New Vario 125 Jadi Andalan Anak Muda
Posisikan Anak dengan Aman
Saat membonceng anak, posisi yang dianjurkan adalah di belakang pengendara, bukan di depan. Menempatkan anak di depan, termasuk menggunakan kursi bantu, sangat tidak disarankan karena berisiko tinggi.
Anak dapat terkena terpaan angin langsung dan berada dalam posisi berbahaya ketika terjadi pengereman mendadak. Pada kondisi tersebut, fokus pengendara akan terbagi sehingga anak berpotensi terlempar dari sepeda motor.
Idealnya, anak dibonceng di tengah apabila berkendara bersama kedua orang tua. Jika berkendara sendiri dengan anak, pastikan anak berada di belakang dan menggunakan sabuk pengaman khusus sepeda motor agar posisinya tetap stabil selama perjalanan.
Jangan Ajarkan Anak Berkendara Sebelum Cukup Umur
Orang tua juga diimbau untuk tidak mengajarkan atau mengizinkan anak mengendarai sepeda motor sebelum cukup umur dan memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM).
Meski sebagian orang tua merasa bangga ketika anak mampu mengendarai sepeda motor sejak dini, hal ini justru membahayakan keselamatan anak dan pengguna jalan lainnya.
Anak belum memiliki kemampuan yang cukup untuk mengenali, menganalisis, dan mengantisipasi potensi bahaya di jalan raya.
Baca juga: Imbang Lawan PSIM, Persijap Jepara Akhiri Paceklik Poin di GBK
Marketing Manager Astra Motor Yogyakarta, Julius Armando, menegaskan pentingnya peran orang tua dalam menjaga keselamatan anak.
“Jangan korbankan masa depan anak dengan berkendara yang tidak aman, apalagi memberikan fasilitas sepeda motor saat anak belum cukup umur,” ungkapnya.
| Tampil Street-Style dengan Tambahan Aksesori Resmi Honda, All New Vario 125 Jadi Andalan Anak Muda |
|
|---|
| Natal 2025, Gereja Katedral Purwokerto Kampanyekan Penguatan Keluarga dan Tobat Ekologis |
|
|---|
| Kembali Catat Rekor! Harga Emas Antam Hari Ini Rabu 24 Desember 2025 Naik |
|
|---|
| Imbang Lawan PSIM, Persijap Jepara Akhiri Paceklik Poin di GBK |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/EDUKASI-ANAK-SAFETY-RIDING.jpg)