Baju Terbakar, Tukang Bangunan Asal Ngawen Tersetrum Kabel di Lantai Dua
Supardi (44) pekerja asal Ngawen tersetrum saat pasang besi di lantai dua ruko Mlangsen Blora, Sabtu (30/5). Korban dirawat di RSU Permata.
Penulis: M Iqbal Shukri | Editor: Daniel Ari Purnomo
Ringkasan Berita:
- Supardi (44), tukang bangunan asal Ngawen, Blora, mengalami luka bakar setelah tersengat listrik tegangan tinggi saat bekerja di proyek ruko Kelurahan Mlangsen, Sabtu (30/5/2026).
- Insiden terjadi saat ia memasang pagar besi hollow di lantai dua yang tak sengaja menyentuh kabel listrik.
- Korban terpental hingga bajunya terbakar, dengan luka di kaki, dada, dan telapak tangan.
- Kini ia menjalani perawatan di RSU Permata Blora.
TRIBUNBANYUMAS.COM, BLORA - Nasib nahas menimpa seorang pria bernama Supardi (44), yang harus mengalami insiden tersengat arus listrik saat sedang bekerja di sebuah proyek pembangunan perumahan ruko Gabus, tepatnya di tanah yang berada di sekitar Jalan Mr. Iskandar, Kelurahan Mlangsen, Kecamatan Blora. Insiden kecelakaan kerja tersebut terjadi pada hari Sabtu (30/5/2026) sekira pukul 11.30 WIB menjelang waktu istirahat siang.
Warga yang tercatat berdomisili di wilayah Desa Sarimulyo, Kecamatan Ngawen ini, langsung dilarikan ke fasilitas medis dan saat ini tengah menjalani perawatan intensif di ruang UGD RSU Permata Blora akibat luka-luka yang dideritanya.
Kasihumas Polres Blora, AKP Midiyono, membenarkan adanya peristiwa nahas tersebut dan menyampaikan bahwa korban memang sehari-harinya bekerja sebagai seorang tukang bangunan. Berdasarkan keterangan saksi di lapangan, peristiwa bermula saat korban tengah bertugas memasang pagar berbahan besi hollow di area lantai dua bangunan ruko tersebut.
Baca juga: Nahas, Warga Blora Kesetrum Aliran Listrik dan Jatuh dari Pohon Randu Saat Cari Pakan Ternak
Tanpa disadari, ujung besi panjang yang sedang dipegang dan diarahkan oleh korban tak sengaja menyentuh bagian kabel jaringan listrik bertegangan tinggi yang melintang di dekat bangunan. Akibat sengatan tegangan tinggi tersebut, tubuh korban langsung terpental jatuh ke lantai. Mengetahui kejadian mengerikan itu, sejumlah rekan kerja yang kebetulan berada tak jauh dari lokasi seketika bergegas menolong dan mengevakuasi korban.
“Besi yang dibawa korban membentur kabel bertegangan tinggi sehingga tersengat arus listrik. Rekan kerja langsung menolong dan membawa ke RSU Permata," jelas AKP Midiyono menceritakan kronologi awal kejadian.
Lebih lanjut, dari hasil serangkaian pemeriksaan medis di rumah sakit, didapati bahwa korban menderita sejumlah luka bakar dan kondisi kulit terkelupas. Luka-luka melepuh tersebut menyebar di bagian kedua kaki, bagian dada, serta area telapak tangan kirinya. Besarnya sengatan arus listrik itu bahkan sempat membuat pakaian kerja yang dikenakan korban ikut terbakar. Kepolisian juga memastikan bahwa tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan lain pada tubuh korban.
Menyikapi insiden yang membahayakan nyawa ini, AKP Midiyono secara khusus melempar imbauan tegas kepada para pekerja proyek maupun tukang bangunan di wilayah Kabupaten Blora agar senantiasa meningkatkan kewaspadaan ekstra, khususnya manakala harus bekerja di titik yang berdekatan dengan instalasi jaringan udara listrik.
“Pastikan area kerja aman, gunakan APD lengkap, dan koordinasi dengan PLN bila bekerja dekat kabel tegangan tinggi. Jangan memindahkan besi atau bahan panjang tanpa pengawas,” paparnya memberikan penekanan terkait pentingnya standar keselamatan kerja. (Iqs)
| Ribuan Sumur Minyak Rakyat Blora Resmi Dilegalkan, Pemkab Kaji Formulasi Sumbangan PAD |
|
|---|
| Nahas, Warga Blora Kesetrum Aliran Listrik dan Jatuh dari Pohon Randu Saat Cari Pakan Ternak |
|
|---|
| Mengeluh Pusing Saat Mengobrol, Kakek Asal Gadu Meninggal di Kamar Warga |
|
|---|
| Daftar Enam Kabupaten di Jateng Terima Bagi Hasil Produksi Panas Bumi, Banjarnegara Paling Gede |
|
|---|
| Rumah Kayu Warga Kemranten Blora Ludes Terbakar, Kerugian Diperkirakan Mencapai Rp250 Juta |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/20260530-olah-tkp-pekerja-tersetrum-di-mlangsen-blora.jpg)