Banyumas
Polresta Banyumas Identifikasi Pelaku Perampokan di Kebasen dan Sumbang
Polresta Banyumas telah mengidentifikasi terduga pelaku perampokan yang terjadi di Kecamatan Kebasen dan Sumbang dalam sepekan terakhir.
Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: Daniel Ari Purnomo
Ringkasan Berita:
- Polresta Banyumas sudah memiliki dugaan identitas pelaku perampokan yang menyasar rumah warga di Kebasen dan Sumbang.
- Tim reserse sedang mengumpulkan alat bukti untuk menyusun rangkaian peristiwa secara utuh sebelum melakukan penindakan.
- Polisi mendalami kemungkinan adanya keterkaitan antara aksi di Kebasen (15/2) dan Sumbang (9/2) sebagai satu komplotan.
- Untuk mencegah kejadian serupa, patroli kini ditingkatkan secara berkala setiap jam mulai pukul 23.00 WIB hingga dini hari.
TRIBUNBANYUMAS.COM, PURWOKERTO - Polisi menyebut pelaku dua aksi perampokan yang terjadi dalam sepekan di Kabupaten Banyumas sudah teridentifikasi.
Saat ini, tim reserse masih melakukan pengejaran dan mendalami kemungkinan keterkaitan kedua kasus tersebut.
Kapolresta Banyumas, Kombes Pol Petrus Silalahi, mengatakan penyelidikan terus berjalan dengan memeriksa saksi serta mengumpulkan alat bukti di lapangan.
Baca juga: Polisi Tingkatkan Patroli Menyusul 2 Perampokan di Banyumas, Warga Diminta Aktifkan Lagi Siskamling
"Tim reserse kami bergabung dengan Polsek, kita backup untuk mengungkap. Sejauh ini kita sudah memeriksa berbagai saksi, kemudian alat bukti sudah kami kumpulkan dan akan kita cari untuk menemukan pelakunya," kata Petrus kepada Tribunbanyumas.com, Rabu (18/2/2026).
Strategi Penangkapan Pelaku
Menurutnya, penyidik sudah memiliki dugaan identitas pelaku.
Namun, polisi masih menyusun rangkaian bukti secara utuh sebelum melakukan penindakan.
"Ada strategi penyidikan kami. Alat bukti sudah kami kumpulkan, sedang kami kumpulkan juga puzzle-puzzle-nya. Kita sudah memiliki dugaan pelakunya," jelasnya.
Ia menegaskan bahwa pengejaran tidak akan berhenti pada satu atau dua orang saja, melainkan mendalami kemungkinan adanya komplotan besar.
"Kita pastikan apakah ini rangkaian pelaku yang sama, komplotan pelaku di tempat lain itu, masih kita dalami," tegas Petrus.
Dua Kejadian dalam Sepekan
Dalam kurun waktu sepekan, dua kasus pencurian dengan kekerasan terjadi di Kecamatan Sumbang dan Kebasen dengan pola penyekapan korban.
Peristiwa terbaru terjadi di Desa Karangsari, Kecamatan Kebasen, Minggu (15/2/2026) sekitar pukul 23.30 WIB.
Korban lansia bernama Parsiti (70) dan anaknya, Parno (44), diserang dua pelaku yang masuk melalui jendela saat hujan lebat.
Keduanya dipukuli dan diikat menggunakan lakban selama setengah jam.
Pelaku membawa kabur uang tunai Rp7.350.000, perhiasan emas sekitar 100 gram, serta tiga kartu ATM beserta nomor PIN setelah mengancam menggunakan celurit.
Sebelumnya, perampokan juga menimpa warga Desa Kotayasa, Kecamatan Sumbang, Senin (9/2/2026) dini hari.
Empat pelaku diduga masuk dengan mencongkel jendela, menyekap penghuni, dan menggasak uang kas warga senilai Rp12.400.000, tiga unit ponsel, serta satu unit set top box televisi.
Pelaku membawa senjata tajam jenis pisau dan sabit untuk mengancam korban.
Polisi mengimbau masyarakat untuk tetap tenang namun waspada sembari menanti proses hukum terhadap para pelaku yang telah teridentifikasi tersebut. (jti)
| Ikut-ikutan TikTok, Orangtua Marah Anak Dihukum Disorot DPRD Banyumas |
|
|---|
| Sambil Karaoke Keliling, Warga Banjaranyar Banyumas Demo Tuntut Kades |
|
|---|
| Bunyi Gemeretak Dini Hari, Kantin SMK Muhammadiyah 1 Purwokerto Ludes |
|
|---|
| Cari Kebaikan, Pengusaha Beli Perkutut Gunung Slamet Rp70 Ribu |
|
|---|
| Incar Pajak Homestay dan Hiburan, DPRD Banyumas Beri Catatan LKPJ 2025 |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/20260218-BURU-PERAMPOK-BANYUMAS.jpg)