Jumat, 1 Mei 2026

Cilacap

Bukan Api, Ternyata Bau Menyengat Ini yang Bikin Damkar Cilacap Datangi Rumah Mei

Pagi buta, dapur Mei di Sidanegara lumpuh total. Wastafel mampet dan bau menyengat bikin panik. Siapa sangka, solusinya datang dari Damkar Cilacap.

Tayang:
ISTIMEWA
AKSI NON KEBAKARAN. Petugas Damkar Cilacap saat berjibaku memperbaiki saluran wastafel yang mampet dan bau di rumah warga Perumahan Sidanegara, Sabtu (3/1/2026). Damkar Cilacap menegaskan siap melayani laporan masyarakat 24 jam untuk berbagai kondisi darurat, tidak hanya saat terjadi kebakaran. (DOKUMENTASI DAMKAR CILACAP) 

TRIBUNBANYUMAS.COM, CILACAP - Niat hati ingin menyelesaikan pekerjaan rumah di pagi hari, Mei, warga Perumahan Sidanegara Blok 15, Cilacap, justru dibuat senewen.

Sabtu (3/1/2026) pagi yang seharusnya tenang berubah jadi kepanikan saat ia melangkah ke dapur.

Wastafel yang biasa ia gunakan untuk mencuci perabot tiba-tiba "mogok".

Baca juga: Damkar Semarang Layani Wisata Edukasi, Rombongan Siswa Sekolah Antre

Air tak mau mengalir, malah menggenang. Parahnya lagi, muncul bau menyengat yang bikin pusing kepala.

Sudah dicoba diotak-atik sendiri, tapi hasilnya nihil.

Air tetap mampet, bau makin menyebar.

Khawatir kondisi makin parah dan dapur jadi tak bisa dipakai, Mei akhirnya menyerah dan mencari bantuan profesional.

Tepat pukul 06.30 WIB, ia mengangkat telepon.

Bukan tukang ledeng yang ia hubungi, melainkan Pos Damkar Cilacap.

Respons Kilat Petugas

Laporan masuk di pagi buta itu langsung direspons sigap oleh regu piket.

Tak pakai lama, tim rescue Damkar Cilacap meluncur membelah jalanan pagi menuju lokasi di Jalan Perum Sidanegara Blok 15.

Petugas Damkar Cilacap, Ayadi, menegaskan bahwa bagi mereka, tidak ada istilah "masalah sepele".

“Begitu menerima laporan, kami langsung menuju lokasi untuk memastikan penyebab sumbatan dan melakukan penanganan agar tidak berdampak lebih luas,” ujar Ayadi.

Sesampainya di rumah Mei, petugas langsung bekerja layaknya dokter bedah.

Mereka memantau jalur pipa, mencari titik sumbatan, dan melakukan evakuasi kotoran yang menyumbat aliran air.

Sekitar 60 menit petugas berkutat dengan pipa-pipa tersebut. Hasilnya? Plong! Air kembali mengalir lancar.

Bukan Cuma Api

Kejadian di rumah Mei ini menjadi bukti nyata bahwa tugas "Pasukan Biru" ini tak melulu soal memadamkan api yang berkobar.

Urusan dapur warga yang lumpuh pun mereka siap turun tangan.

Ayadi menjelaskan, sembari memperbaiki wastafel, timnya juga memberikan edukasi kepada pemilik rumah tentang cara merawat saluran air agar kejadian serupa tak terulang.

“Alhamdulillah wastafel sudah normal kembali, dan kami juga mengingatkan agar rutin membersihkan saluran supaya tidak terulang,” jelas Ayadi.

Ia pun berpesan kepada warga Cilacap agar tidak ragu memencet tombol darurat Damkar jika menghadapi situasi sulit, entah itu cincin tersangkut, ular masuk rumah, atau saluran mampet seperti ini.

“Damkar Cilacap siap melayani masyarakat dalam berbagai kondisi penyelamatan, tidak terbatas pada kebakaran saja,” tegas Ayadi.

Akhir yang Lega

Bagi Mei, kehadiran petugas Damkar pagi itu bak pahlawan kesiangan dalam arti positif.

Kecemasannya sirna seketika saat melihat air keran kembali mengalir menuju saluran pembuangan tanpa hambatan.

“Saya panik karena tidak bisa mencuci dan baunya menyengat, terima kasih Damkar sudah cepat datang dan membantu,” ucap Mei lega. (ray)

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved