Berita Nasional
Harap-harap Cemas Gaji ASN Naik 8 Persen Tahun 2025 Ini
Pemerintah saat ini sudah mengalokasikan sekitar Rp 178,2 triliun per tahun untuk menggaji 4,7 juta ASN.
TRIBUNBANYUMAS.COM, Kepala Kantor Staf Kepresidenan (KSP) Muhammad Qodari belum bisa memastikan kenaikan gaji aparatur sipil negara (ASN) pada 2025.
Hal tersebut memerlukan perhitungan matang juga kondisi keuangan yang kuat.
"Jadi intinya diperlukan perhitungan keuangan dan kondisi keuangan yang lebih baik atau yang bisa memenuhi kondisi dan kebutuhan untuk kenaikan gaji ini (ASN)," kata Qodari dilansir YouTube Kompas TV, Selasa (23/9/2025).
Pemerintah saat ini sudah mengalokasikan sekitar Rp 178,2 triliun per tahun untuk menggaji 4,7 juta ASN.
Itu belum termasuk tunjangan dan tunjangan hari raya (THR).
Jika gaji ASN dinaikkan 8 persen seperti pada 2024, pemerintah butuh tambahan anggaran Rp 14,24 triliun.
Ia menjelaskan, kenaikan gaji ASN masih bersifat rencana dalam Lampiran Perpres Nomor 79 Tahun 2025 yang ditandatangani Presiden Prabowo Subianto pada 30 Juni 2025.
Sementara ada banyak rencana kebijakan yang masuk dokumen resmi namun belum dijalankan di tahun sama.
Untuk diketahui, kenaikan gaji ASN terakhir berlaku Januari 2024 dengan besaran 8 persen. Informasi soal kenaikan berikutnya muncul dalam Perpres 79/2025 yang menyebut rencana kenaikan gaji bagi guru, dosen, tenaga penyuluh, TNI, Polri, dan pejabat negara.
Kemenpan RB sendiri memastikan rencana tersebut belum dibahas.
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Kenaikan Gaji ASN Belum Pasti, KSP: Diperlukan Kondisi Keuangan yang Lebih Baik", Klik untuk baca: https://money.kompas.com/read/2025/09/23/073358826/kenaikan-gaji-asn-belum-pasti-ksp-diperlukan-kondisi-keuangan-yang-lebih-baik?source=headline.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/para-asn-di-lingkungan-pemkab-banyumas-saat-mengikuti-apel-pagi.jpg)