Berita Politik
Siapa Saiful Mujani yang Pidatonya Bikin Istana Panik
penggunaan istilah makar untuk ucapan kritik pengamat menunjukkan tingkat kepanikan lingkaran istana
TRIBUNBANYUMAS.COM, Pengamat Politik Ray Rangkuti menyebut pelabelan atas kritik terhadap Presiden Prabowo sebagai upaya makar adalah berlebihan. Ini menanggapi tuduhan makar terhadap ucapan Guru Besar Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta Saiful Mujani dalam sebuah acara halal bihalal bertajuk “Sebelum Pengamat Ditertibkan”, beberapa waktu lalu.
Ray menyayangkan pihak istana yang cepat melabeli pengkritik pemerintah sebagai pelaku atau pengajak makar.
Upaya intimidasi dengan label tak semestinya terhadap pengkritik pemerintah, menurut dia, bukan kali ini saja.
Sebelumnya, kata dia, Presiden Prabowo pernah menyematkan label antek asing atau kekuatan asing yang merujuk kepada pengkritik kebijakan pemerintah.
“Setelah insiden penyiraman air keras kepada aktivis Andre Yunus, muncul ungkapan Prabowo akan tertibkan pengamat,”katanya
Ia melihat, penggunaan istilah makar untuk ucapan kritik pengamat menunjukkan tingkat kepanikan lingkaran istana yang dibarengi rasa cemas berlebihan.
Padahal ia menilai acara halal bihalal pengamat kemarin, dan wacana yang berkembang di dalamnya tak lebih dari kritik politik kepada Presiden Prabowo.
Baca juga: Pimpinan Faskes Banyumas tak Hadir di Rakor, Sadewo : Bukan Menyepelekan Saya, tapi Masyarakat
Lewat acara bertajuk Sebelum Pengamat Ditertibkan itu, pengamat seakan ingin membuktikan bahwa mereka tak kendur dengan segala bentuk pengekangan atau intimidasi terhadap pengkritik pemerintah dengan narasi Penertiban Pengamat.
Ray pun mengaku bingung seorang Saiful Mujani yang tidak punya basis massa bisa bikin panik istana dengan pidatonya.
“Kan klaimnya didukung perolehan suara 58 persen, koalisi di parlemen 82 persen, tokoh agama banyak yang bolak balik ke istana. Dengan dukungan melimpah, saya bingung apa yang membuat mereka takut dengan pidato pengamat,”katanya
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/ilustrasi-kebebasan-berpendapat.jpg)