Jumat, 15 Mei 2026

Ribuan Perantau Banyumas Siap Padati Lapangan Banteng di BGFest

Komunitas perantau Banyumasan di Jakarta akan menggelar Banyumas Guyub Festival 2026 di Lapangan Banteng pada Minggu (12/4) mendatang.

Tayang:
ISTIMEWA
Flyer Banyumas Guyub Festival, Desain pamflet rencana kegiatan Banyumas Guyub Festival (BGFest) 2026 yang akan digelar oleh komunitas perantau Banyumasan di Lapangan Banteng Jakarta pada Minggu (12/4/2026) mendatang. 
Ringkasan Berita:
  • Komunitas perantau Banyumasan di Jakarta bersiap menggelar Banyumas Guyub Festival 2026 di Lapangan Banteng pada 12 April 2026. 
  • Acara ini ditargetkan menyedot hingga tiga ribu peserta. BGFest mengusung konsep Guyub Aspiratif yang memadukan silaturahmi, pelestarian budaya seperti tari Lengger dan Ebeg, hiburan rakyat, serta bazar puluhan UMKM lokal. 
  • Ada pula sesi dialog warga perantauan dengan tokoh masyarakat Adisatrya Suryo Sulisto.

TRIBUNBANYUMAS.COM, JAKARTA - Warga perantauan asal Banyumasan yang bermukim di Ibu Kota Jakarta dan sekitarnya tengah mematangkan persiapan acara besar bertajuk Banyumas Guyub Festival (BGFest) 2026.

Perhelatan akbar ini dirancang sebagai wadah mempererat tali silaturahmi, merawat warisan budaya leluhur, sekaligus menjadi ruang terbuka untuk menampung suara masyarakat.

Agenda kumpul perantau ini rencananya akan diselenggarakan pada hari Minggu, 12 April 2026.

Baca juga: Berkah Mudik Gratis Adisatrya, Perantau Kesugihan Terharu Bisa Pulang

Berlokasi di kawasan Lapangan Banteng, Jakarta, pihak penyelenggara memproyeksikan tingkat kehadiran pengunjung yang cukup masif, yakni antara 1.000 hingga 3.000 orang peserta.

Festival ini membawa gagasan besar dengan tema “Guyub Aspiratif”.

Konsep tersebut merangkum perpaduan antara kehangatan kebersamaan, forum diskusi publik, serta panggung hiburan khas daerah ngapak.

Salah satu daya tarik utama dalam BGFest ini adalah ketersediaan sesi obrolan interaktif antara warga perantau dengan jajaran pemerintah daerah, tokoh masyarakat Banyumas, hingga sosok Adisatrya Suryo Sulisto.

Ajang Sampaikan Aspirasi

Ketua Panitia Penyelenggara BGFest 2026, Karno, memaparkan bahwa agenda ini tidak semata-mata dibuat untuk sekadar melepas rindu antarsesama perantau.

Lebih jauh, acara ini dipersiapkan sebagai medium penting bagi masyarakat Banyumasan di Jabodetabek untuk leluasa menyuarakan uneg-uneg dan aspirasi mereka.

“Selain itu, forum ini juga akan membahas program pembangunan dan pemberdayaan masyarakat daerah asal,” katanya.

Lestarikan Budaya Banyumasan

Menyentuh aspek seni dan tradisi, Karno memastikan bahwa BGFest 2026 bakal memanjakan mata pengunjung dengan aneka pertunjukan kebudayaan asli Banyumas.

Beberapa atraksi yang disiapkan untuk memukau penonton di antaranya adalah kesenian Ebeg (Kuda Lumping) serta aksi menari massal atau flashmob Tari Lengger Banyumasan yang siap melibatkan komunitas dan kalangan generasi muda.

“Upaya ini dinilai penting untuk memperkuat identitas budaya di tengah kehidupan urban perantauan,” ungkapnya.

Tidak berhenti di situ, Karno menambahkan bahwa pihak panitia juga menyuguhkan panggung gembira berupa iringan musik campursari gaya Banyumasan.

Panggung ini siap dimeriahkan oleh deretan penyanyi serta seniman lokal.

“Ada interaksi langsung antara artis dan penonton diharapkan menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung,” terangnya.

Dukung Geliat Ekonomi

Menilik dari sisi ekonomi, penyelenggara juga memberikan ruang bagi para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lewat gelaran bazar.

Panitia menargetkan ketersediaan 30 sampai 50 lapak stan yang akan menjajakan aneka hidangan kuliner khas Banyumas, kerajinan kriya, kain batik, sampai produk-produk bernilai kreatif lainnya.

Eksistensi bazar UMKM ini diyakini mampu membuka keran perluasan pasar bagi para pelaku usaha lokal asal Banyumas yang mengadu nasib di Jakarta.

Rangkaian kegiatan BGFest 2026 sendiri dijadwalkan bergulir dari pagi hari, diawali dengan persiapan lapak bazar, lalu diteruskan dengan parade kebudayaan, sesi dialog publik, hingga panggung hiburan yang akan dipungkasi pada sore harinya.

Didukung oleh keterlibatan lebih dari 20 mitra media massa dan pendokumentasian secara profesional, BGFest 2026 diproyeksikan bisa rutin bergulir sebagai agenda tahunan demi merekatkan jejaring sosial, budaya, serta menggerakkan roda perekonomian kaum perantau Banyumasan.

 

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved