Berita Jateng
Ramai Pusat Perbelanjaan Mewah Semarang Jadi Kebun Binatang
Ular, kambing Ceko, berbagai jenis unggas, burung eksotis hingga rubah merah menjadi pusat perhatian pengunjung.
Penulis: budi susanto | Editor: khoirul muzaki
TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - Hafifah beberapa kali menarik napas panjang sebelum tangannya benar-benar menyentuh tubuh ular yang dipegang seorang kiper satwa.
Matanya tak lepas memperhatikan gerakan reptil itu. Sesekali ia mundur, lalu kembali mendekat. Rasa takut dan penasaran seolah berebut tempat.
"Takut-takut gimana gitu. Tapi saya beranikan diri karena penasaran," katanya sambil tersenyum, Sabtu (13/6/2026).
Siang itu, perempuan asal Kota Semarang tersebut datang ke The Park Mall hanya untuk menghabiskan akhir pekan.
Namun, suasana yang biasanya dipenuhi etalase pakaian dan gerai makanan mendadak berubah.
Di tengah hall mal berdiri deretan kandang satwa yang ditata menyerupai kebun binatang mini.
Ular, kambing Ceko, berbagai jenis unggas, burung eksotis hingga rubah merah menjadi pusat perhatian pengunjung.
Hafifah pun berjalan perlahan menyusuri setiap kandang. Ia mengamati satu per satu satwa yang dipamerkan.
Sesekali ia berhenti cukup lama, membaca informasi yang tersedia, lalu mengabadikannya dengan telepon genggam.
Perjalanannya berakhir di sebuah kandang yang berada di sisi paling ujung. Di sana, seekor rubah merah sedang meringkuk tenang.
Hafifah mengaku baru pertama kali melihat hewan yang selama ini hanya dikenalnya dari tayangan televisi dan internet.
"Itu rubah merah baru pertama kali melihat langsung, sangat cantik. Tapi sayangnya rubahnya sedang tidur," ujarnya.
Tak hanya Hafifah, puluhan anak-anak dan orang dewasa tampak berkerumun di sekitar area pameran.
Beberapa anak terlihat antusias menunjuk satwa favorit mereka, sementara orang tua sibuk mengabadikan momen tersebut.
Pemandangan yang tidak biasa itu menjadi daya tarik tersendiri di tengah libur sekolah.
Baca juga: Klarifikasi soal Rapat Luar Kota Dinkes Brebes Habiskan Rp 129 Juta, Wisata dan Naik Jeep
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Semarang, Indriyasari, mengatakan kehadiran kebun binatang di pusat perbelanjaan dapat menjadi alternatif wisata edukatif bagi masyarakat.
"Event seperti ini cukup mendongkrak kunjungan wisata di Kota Semarang. Masyarakat tidak hanya melihat satwa, tetapi juga belajar mengenal karakter dan kebiasaan hewan. Ini menjadi kegiatan edukatif sekaligus rekreatif bagi keluarga selama liburan sekolah," katanya.
Menurutnya, selain destinasi heritage seperti Kota Lama, agenda semacam ini bisa menjadi pilihan aktivitas bagi wisatawan maupun warga lokal.
Pameran satwa tersebut merupakan kolaborasi Kebun Raya dan Kebun Binatang Gembira Loka (GL Zoo) Yogyakarta dengan sejumlah pihak melalui tajuk Pesona Gembira Loka di Atrium The Park Mall Semarang.
Kegiatan yang digelar dalam rangka ulang tahun GL Zoo ke-73 itu berlangsung pada 12-21 Juni 2026 dan menjadi bagian dari agenda mengisi libur sekolah.
Direktur Utama GL Zoo Yogyakarta, KMT A. Tirtodiprojo, mengatakan pihaknya membawa sekitar 350 ekor satwa dari 52 jenis ke Semarang.
Beberapa di antaranya merupakan satwa dilindungi hasil penangkaran, seperti Jalak Bali dan Bayan, serta berbagai reptil dan mamalia kecil yang diperkenalkan kepada masyarakat.
"Tujuan kami mengenalkan kebun binatang sebagai tempat edukasi. Anak-anak bisa belajar mencintai dan melestarikan satwa sejak kecil melalui pengalaman yang interaktif," imbuhnya. (bud)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/Mall-semarang-jadi-kebun-binatang.jpg)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.