Selasa, 9 Juni 2026

Berita Semarang

104 Penumpang Salah Naik Kereta Api di Daop 4 Semarang, Terbanyak di Stasiun Poncol

Sebanyak 104 penumpang tercatat salah naik kereta api di wilayah Daop 4 Semarang sepanjang Januari-awal Juni 2026.

Tayang:
Penulis: Rezanda Akbar D | Editor: rika irawati
Tribun Banyumas/Dok Daop 4 Semarang
ILUSTRASI PENUMPANG KERETA API – Para pengguna jasa layanan kereta api di Stasiun Tawang Semarang. Dalam lima bulan terakhir, ada 104 calon penumpang kereta api salah naik kereta di Daop 4 Semarang. 
Ringkasan Berita:
  • Sebanyak 104 penumpang tercatat salah naik kereta api di wilayah Daop 4 Semarang periode Januari hingga Juni 2026.
  • Stasiun Semarang Poncol menjadi lokasi dengan jumlah kasus tertinggi sebanyak 43 pelanggan.
  • KAI mengimbau pelanggan untuk lebih teliti memeriksa tiket dan mendengarkan pengumuman petugas stasiun.

 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG – Sebanyak 104 penumpang tercatat salah naik kereta api di wilayah PT KAI Daerah Operasi (Daop) 4 Semarang.

Data tersebut tercatat terjadi sepanjang 1 Januari hingga 4 Juni 2026.

Jumlah tersebut sebenarnya menunjukkan tren penurunan dibanding tahun-tahun sebelumnya.

Pada 2024, tercatat 231 pelanggan salah naik kereta api.

Kemudian, turun menjadi 162 pelanggan pada 2025 atau berkurang sekitar 30 persen.

Baca juga: Harga Tiket 13 Kereta Api di Daop 5 Purwokerto Didiskon 30 Persen saat Libur Sekolah, Ini Daftarnya

Manager Humas KAI Daop 4 Semarang Luqman Arif mengatakan, sebagian besar kasus terjadi karena pelanggan terburu-buru saat proses boarding sehingga kurang memperhatikan informasi perjalanan yang tertera pada tiket maupun pengumuman di stasiun.

"Kami mengimbau seluruh pelanggan kereta api untuk selalu memeriksa kembali nama kereta api, nomor perjalanan, relasi, jam keberangkatan, serta peron keberangkatan sebelum naik kereta," ujar Luqman dalam keterangannya, Minggu (7/6/2026).

Dari total 104 kasus yang terjadi dalam lima bulan terakhir, Stasiun Semarang Poncol menjadi lokasi dengan jumlah penumpang salah naik kereta terbanyak, yakni 43 pelanggan. 

Disusul Stasiun Pekalongan sebanyak 28 pelanggan, Stasiun Tegal 18 pelanggan, Stasiun Semarang Tawang 14 pelanggan, dan Stasiun Weleri satu pelanggan.

Menurut Luqman, pelanggan yang salah naik kereta berpotensi mengalami kendala perjalanan karena harus diturunkan di stasiun terdekat yang memungkinkan untuk dilakukan penanganan sesuai ketentuan yang berlaku.

Upaya Antisipasi

Untuk menekan kejadian serupa, KAI Daop 4 Semarang akan memperkuat sistem informasi perjalanan melalui pengumuman berulang di area keberangkatan dengan menyebutkan nomor peron, nama kereta api, dan stasiun tujuan akhir secara konsisten.

Selain itu, petugas kondektur juga akan memberikan pengumuman relasi kereta sesaat sebelum dan setelah keberangkatan guna mengantisipasi adanya pelanggan yang salah tujuan.

KAI juga melakukan evaluasi terhadap pola pelayanan di sejumlah stasiun yang memiliki tingkat kejadian salah naik kereta relatif tinggi. 

Baca juga: Libur Panjang, Penumpang Kereta Api di Daop 4 Semarang Melonjak 48 Persen

Evaluasi meliputi pengaturan arus pelanggan, penataan ruang tunggu, hingga peningkatan peran petugas dalam memberikan informasi dan arahan kepada penumpang.

Untuk menghindari salah naik kereta, KAI mengimbau pelanggan datang lebih awal ke stasiun, memastikan nama kereta dan tujuan sesuai tiket, memperhatikan informasi peron, serta tidak ragu bertanya kepada petugas apabila mengalami keraguan.

"Kami mengajak seluruh pelanggan selalu teliti dan tidak terburu-buru saat akan naik kereta api."

"Dengan memastikan kesesuaian kereta yang dinaiki, pelanggan dapat terhindar dari salah tujuan sehingga perjalanan dapat berlangsung dengan aman, nyaman, dan lancar," kata Luqman. (*)

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved