Selasa, 2 Juni 2026

Berita Jateng

Polisi Evakuasi ODGJ yang Ngamuk di Kertek Wonosobo

Setelah berhasil ditenangkan, pasien dievakuasi ke Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Magelang untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Tayang:
Penulis: Imah Masitoh | Editor: khoirul muzaki
Tribun Banyumas
EVAKUASI ODGJ - Petugas Polres Wonosobo bersama tenaga medis mengevakuasi seorang ODGJ yang mengamuk di Desa Purwojati, Kecamatan Kertek, Selasa (2/6/2026) dini hari. Pasien kemudian dibawa ke RSJ Magelang untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, WONOSOBO - Seorang pasien Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) yang mengamuk di Dusun Ngariman RT 02 RW 06, Desa Purwojati, Kecamatan Kertek, Kabupaten Wonosobo, diamankan polisi pada Selasa (2/6/2026) dini hari. 


Setelah berhasil ditenangkan, pasien dievakuasi ke Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Magelang untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.


Pamapta I Polres Wonosobo, Ipda Dhaniz Nurrizki, mengatakan petugas bergerak cepat setelah menerima laporan dari keluarga pasien melalui Call Center 110.


"Kami menerima laporan dari masyarakat melalui Call Center 110 dan segera menuju lokasi. 


Setibanya di sana, kami melakukan asesmen situasi terlebih dahulu karena kondisi pasien masih emosional. 


Kami berupaya menenangkan pasien secara persuasif, berkoordinasi dengan keluarga, tenaga medis, dan perangkat wilayah setempat," ujar Ipda Dhaniz.


Ia menjelaskan, laporan diterima Call Center 110 Polres Wonosobo pada pukul 04.27 WIB dari AMZ (29), adik kandung pasien.


Menindaklanjuti laporan tersebut, Operator 110 segera berkoordinasi dengan Pamapta I. 


Selanjutnya, Pamapta I bersama piket SPKT Polres Wonosobo dan piket SPKT Polsek Kertek mendatangi lokasi kejadian.


Saat tiba di lokasi, petugas mendapati rumah pasien dalam kondisi gelap karena seluruh lampu dimatikan. 


Dari dalam rumah terdengar suara benda-benda yang dilempar oleh pasien.


Petugas kemudian melakukan pendekatan secara humanis dan berupaya menenangkan pasien terlebih dahulu. 


Setelah kondisi pasien mulai lebih tenang, petugas masuk ke dalam rumah untuk melakukan pengamanan.


Dalam proses penanganan, polisi juga berkoordinasi dengan tenaga medis dan Kepala Dusun setempat. 


Demi keselamatan pasien maupun warga sekitar, tenaga medis memberikan suntikan penenang sesuai prosedur sebelum pasien dievakuasi.

Sumber: Tribun Banyumas
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved