Minggu, 31 Mei 2026

Berita Blora

Nahas, Warga Blora Kesetrum Aliran Listrik dan Jatuh dari Pohon Randu Saat Cari Pakan Ternak

Seorang warga Blora dilarikan ke RSUD dr Soetijono akibat kesetrum kabel listrik dan jatuh dari pohon randu saat mencari pakan ternak.

Tayang:
Penulis: M Iqbal Shukri | Editor: Rustam Aji
ISTIMEWA/Dok. Polres Blora
KORBAN DIRAWAT - Korban tersetrum saat mencari pakan ternak saat ini dirawat di RSUD dr. Soetijono Blora, Sabtu (30/5/2026). 

Ringkasan Berita:
  • Nasib nahas menimpa Jumari (39), warga Temurejo, yang tersetrum aliran listrik di area jalan di wilayah Dukuh Belik, Desa Tambaksari, Kecamatan Blora, Sabtu (30/5/2026) sekitar pukul 06.45 WIB.
  • Saat ini korban dalam keadaan sadar dan mendapat perawatan intensif di rumah sakit. 
  • Atas kejadian itu, warga yang mencari rambanan atau bekerja di dekat jaringan listrik agar berhati-hati. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, BLORA – Nasib nahas menimpa Jumari (39), seorang warga Desa Temurejo, Kecamatan Blora.

Korban terpaksa dilarikan ke rumah sakit setelah tersengat (kesetrum) aliran listrik bertegangan tinggi saat sedang memanjat pohon untuk mencari daun muda atau rambanan pakan ternak di wilayah Dukuh Belik, Desa Tambaksari, Kecamatan Blora, Sabtu (30/5/2026) pagi.

Peristiwa kecelakaan kerja tersebut dilaporkan terjadi sekitar pukul 06.45 WIB. Korban terjatuh dari ketinggian setelah tanpa sengaja menyentuh kabel listrik yang melintang di dekat dahan pohon yang dipanjatnya.

Kasihumas Polres Blora, AKP Midiyono, menjelaskan bahwa kronologi kejadian bermula ketika korban nekat menaiki pohon randu setinggi kurang lebih 8 meter. Di atas pohon tersebut, korban bermaksud memotong dahan untuk dibawa pulang sebagai pakan ternak.

"Tanpa sengaja tubuh korban bersentuhan dengan kabel aliran listrik tiang, kemudian korban terjatuh," terang AKP Midiyono saat memberikan konfirmasi kepada awak media pada Sabtu (30/5/2026).

Kronologi Warga Kesetrum Blora hingga Jatuh dari Ketinggian

Beruntung, sesaat setelah korban terhempas ke tanah, ada seorang warga setempat yang kebetulan sedang melintas di sekitar tempat kejadian perkara (TKP).

Saksi mata yang melihat tubuh korban langsung bergegas memberikan pertolongan pertama dan mengevakuasi korban ke fasilitas kesehatan terdekat.

Baca juga: Boyong Kapibara hingga Aves ke Mall, Gembira Loka Zoo Gelar Edukasi Satwa Interaktif di Semarang

"Korban lalu dibawa ke RSUD dr. Soetijono Blora untuk penanganan medis. Hasil pemeriksaan dokter menunjukkan korban mengalami luka bakar di area telapak tangan kiri serta punggung kaki kiri akibat sengatan listrik," papar Kasihumas Polres Blora.

Selain menderita luka bakar, benturan keras akibat terjatuh dari pohon setinggi 8 meter juga membuat korban mengalami luka sobek cukup lebar di bagian dahi serta lebam di dada.

Pihak kepolisian menegaskan bahwa insiden ini murni kecelakaan kerja, di mana tim medis tidak menemukan adanya indikasi tanda-tanda kekerasan atau unsur pidana pada tubuh korban.

Polres Blora Terbitkan Imbauan Keselamatan Kerja

Saat ini, kondisi Jumari dilaporkan sudah dalam keadaan sadar dan tengah mendapatkan perawatan intensif dari tim dokter di RSUD dr. Soetijono Blora guna memulihkan luka bakar serta dampak benturan yang dialaminya.

Baca juga: Perkuat Status Kota Pendidikan, Sekolah Intercultural Pertama Resmi Hadir di Purwokerto

Merespons peristiwa ini, AKP Midiyono mengeluarkan imbauan keras kepada seluruh lapisan masyarakat Kabupaten Blora, khususnya para peternak atau pekerja lapangan yang sering beraktivitas di dekat jaringan listrik, agar selalu mengedepankan aspek keselamatan.

"Pastikan jarak aman dari kabel listrik. Jika harus naik pohon yang posisinya dekat tiang listrik, minta pendampingan orang lain dan gunakan alat pengaman yang memadai. Keselamatan jauh lebih penting dari segalanya,” pungkas AKP Midiyono mengingatkan warga. (iqs)

 

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved