Kamis, 14 Mei 2026

Berita Jateng

Botok dan Teguh AMPB Pimpin Demo Lagi, Tuntut Kapolresta Pati Dicopot

dua pentolan AMPB, Supriyono alias Botok dan Teguh Istiyanto berjalan kaki dari posko yang berada di Jalan Ahmad Yani

Tayang:
Penulis: Mazka Hauzan Naufal | Editor: khoirul muzaki
Tribun Banyumas/Mazka Hauzan Naufal
DEMO AMPB - Massa yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) berunjuk rasa di depan Mapolresta Pati, Rabu siang (13/5/2026). Mereka menuntut perbaikan kinerja Polresta Pati secara menyeluruh. Bahkan juga menuntut pencopotan Jaka Wahyudi dari jabatan Kapolresta Pati. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, PATI- Sekelompok warga yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) berkumpul di depan Mapolresta Pati, Rabu siang (13/5/2026).


Mereka berunjuk rasa menuntut evaluasi menyeluruh terhadap kinerja Polresta Pati.


Hingga berita ini ditulis pukul 13.50 WIB, gelombang massa pendemo masih berdatangan.


Massa datang dari dua arah, yakni timur dan barat.


Dari arah barat, dua pentolan AMPB, Supriyono alias Botok dan Teguh Istiyanto berjalan kaki dari posko yang berada di Jalan Ahmad Yani.


Kedatangan massa juga diiringi sejumlah mobil dan truk yang memutar musik dengan perangkat pengeras suara berukuran besar.


Konsentrasi massa berada di gerbang barat Mapolresta Pati, di mana puluhan personel kepolisian tampak berjaga.


Di halaman Mapolresta Pati, tampak terparkir truk water cannon serta pemadam kebakaran.


Bermacam spanduk dibawa oleh peserta aksi.


"Hapus Pungli Orkes!"


"Ekonomi Tidak Jalan, Pungli Orkes Terlalu Mahal!"


"KPK Tangkap Kapolresta Pati yang Diduga Keras Menerima Uang dari Sudewo"


"Kapolresta dan Bupati Pati Non Aktif Sudewo Diduga Kuat Dalang Peralihan Lahan Milik Desa Tambahmulyo Senilai 27 Milyar Menjadi Lahan Hak Milik Polri"


Begitu bunyi beberapa tulisan yang terpampang dalam spanduk yang dibawa puluhan massa aksi.


Dalam orasinya di awal unjuk rasa, Teguh Istiyanto mengatakan bahwa pihaknya menuntut adanya evaluasi menyeluruh terhadap kinerja Polresta Pati.


Sementara, anggota AMPB Fajar Fajrullah membeberkan sejumlah PR Polresta Pati yang belum dituntaskan, di antaranya kasus pembunuhan di Sukolilo dan masih maraknya pungutan liar untuk perizinan orkes.


"Reformasi Polri Dimulai dari Pati!" teriak Fajar Fajrullah dalam orasinya.

Baca juga: Heboh Unggahan Struk Harga Pertalite Lebih Mahal dari Pertamax, Bagaimana Faktanya?


Dia juga mengungkapkan kecurigaannya karena polisi tidak melakukan rekayasa lalu lintas di depan Mapolresta Pati sekalipun mereka tahu ada aksi unjuk rasa hari ini.


Fajar pun menuntut dilakukan penutupan jalan untuk sementara di lokasi demo.


Kemudian sekira pukul 14.00 pun mulai dilakukan pengalihan arus sehingga tidak ada lagi kendaraan yang berlalu lalang di depan massa demo.


Sementara, Supriyono alias Botok memiliki tuntutan lebih keras dan lugas. Dia menuntut agar Kapolresta Pati Kombes Pol Jaka Wahyudi dicopot dari jabatannya. (mzk)

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved