Selasa, 5 Mei 2026

Berita Magelang

Banjir Bandang Terjang 11 Rumah di Grabag Magelang, 12 Orang Mengungsi

Banjir bandang menerjang permukiman warga Grabag Magelang. Akibatnya, 11 rumah terdampak dan 12 warga terpaksa mengungsi.

Tayang:
Editor: rika irawati
Kompas.com/Dok BPBD Jawa Tengah
BANJIR BANDANG - Banjir bandang menerjang permukiman di Dusun Batur, Desa Citrosono, Kecamatan Grabag, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, Minggu (3/5/2026). 

Ringkasan Berita:
  • Banjir bandang menerjang permukiman warga di Dusun Batur, Desa Citrosono, Kecamatan Grabag, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, Minggu malam.
  • Kejadian ini membuat 11 rumah terdampak dan 12 warga mengungsi.
  • Banjir bandang bercampur lumpur dan kayu datang dari hulu Gunung Sokorini.

 

TRIBUNBANYUMAS.COM, MAGELANG – Sebelas rumah di Dusun Batur, Desa Citrosono, Kecamatan Grabag, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, terdampak banjir bandang, Minggu (3/5/2026) malam.

Kejadian yang dipicu hujan deras itu membawa meterial berupa lumpur dan kayu dari hulu Gunung Sokorini.

Suheri (65), warga Dusun Batur mengatakan, banjir datang sekitar Magrib.

"Waktu itu, kejadian pas maghrib, saya buka pintu tiba-tiba air sudah tinggi."

"Langsung saya minta yang di dalam rumah, ada istri dan anak saya, untuk keluar," katanya, Senin (4/5/2026).

Baca juga: Banjir Lahar Dingin Merapi di Magelang Tewaskan 3 Orang, 2 Orang Masih Hilang. Berikut Nama-namanya

Suheri menyebut, ketinggian air yang datang mencapai 3 meter.

Kendaraannya pun sempat hanyaut terbawa arus hingga akhirnya ditemukan.

Kejadian ini juga membuat jembatan penghubung Dusun Batur dan wilayah sekitar, putus.

Tiga kepala keluarga (KK) yang terdiri dari 12 jiwa, terpaksa mengungsi.

Saluran Drainase Tersumbat

Sementara, Bupati Magelang Grengseng Pamuji menjelaskan, material dari wilayah hulu berupa lumpur dan kayu menyumbat gorong-gorong.

Kondisi ini membuat air meluap ke permukiman.

‎"Berdasarkan laporan yang kami terima, ada sekitar 11 rumah yang terdampak luapan air bercampur lumpur."

"Tentunya, ini menjadi keprihatinan bersama dan saya meminta kepada seluruh pihak bersama-sama warga masyarakat untuk bahu-membahu menbersihkan material yang masih menumpuk," jelasnya.

Grengseng telah memerintahkan anak buahnya terjun ke lapangan untuk memastikan warganya selamat.

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved