Minggu, 19 April 2026

Berita Wonosobo

Dua Rumah di Sapuran Wonosobo Hanguskan Terbakar, Kerugian Capai Rp 400 Juta

Kebakaran bermula ketika seorang warga, melihat kepulan asap dari salah satu atap rumah dan langsung berteriak meminta bantuan warga sekitar.

Penulis: Imah Masitoh | Editor: Rustam Aji
ISTIMEWA/istimewa/KIRIMAN WARGA
HANGUS TERBAKAR - Sejumlah warga bergotong royong membersihkan puing-puing bangunan pascakebakaran yang menghanguskan dua rumah di Dusun Pintuksari, Sapuran, Wonosobo, Minggu (19/4/2026). 

Ringkasan Berita:
  • Dua rumah di Dusun Pintuksari, Desa Sapuran, Kecamatan Sapuran, Kabupaten Wonosobo, pada Sabtu (18/4/2026) malam, terbakar.
  • Kerugian ditaksir mencapai Rp400 juta.
  • Kebakaran bermula ketika seorang warga, melihat kepulan asap dari salah satu atap rumah dan langsung berteriak meminta bantuan warga sekitar.
  • Warga kemudian berupaya memadamkan api dengan peralatan seadanya sambil menunggu kedatangan petugas pemadam kebakaran.

TRIBUNBANYUMAS.COM, WONOSOBO - Kebakaran melanda permukiman warga di Dusun Pintuksari, Desa Sapuran, Kecamatan Sapuran, Kabupaten Wonosobo, pada Sabtu (18/4/2026) malam.

Peristiwa tersebut menghanguskan dua unit rumah dan berdampak pada sejumlah rumah di sekitarnya dengan total kerugian ditaksir mencapai Rp400 juta.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Wonosobo Sumekto Hendra Kustanto mengatakan, tim bergerak cepat setelah menerima laporan dari warga.

"Setibanya di lokasi, petugas langsung melakukan upaya pemadaman dan berhasil mengendalikan api setelah proses penanganan selama kurang lebih dua jam," ungkapnya, Minggu (19/4/2026).

Ia menjelaskan, kebakaran bermula ketika seorang warga, melihat kepulan asap dari salah satu atap rumah dan langsung berteriak meminta bantuan warga sekitar.

Warga kemudian berupaya memadamkan api dengan peralatan seadanya sambil menunggu kedatangan petugas pemadam kebakaran.

Namun, karena bangunan rumah yang terbakar merupakan konstruksi semi permanen, api dengan cepat membesar dan sulit dikendalikan.

Anas Panuntut, yang juga berada di lokasi saat kejadian mengaku melihat langsung kondisi api yang sudah membesar saat pertama kali diketahui.

Baca juga: Sinyal Bahaya Laskar Mahesa Jenar: PSIS Wajib Sapu Bersih Dua Laga Sisa demi Hindari Kejaran Persiba

“Sekitar pukul sembilan malam, saya mendengar tetangga teriak-teriak.

Saya langsung menuju lokasi dan naik ke lantai dua, namun api sudah cukup besar. Kemungkinan dari korsleting listrik.

Saya sempat mencoba memadamkan dengan air, tetapi tidak berhasil. Ada dua rumah yang terdampak,” ujarnya.

Menurutnya, api cepat membesar sehingga warga kesulitan melakukan pemadaman secara mandiri sebelum petugas datang.

BPBD Kabupaten Wonosobo mengerahkan dua unit mobil pemadam kebakaran, satu unit tangki suplai air, satu unit rescue Hilux, serta satu unit sarana prasarana pendukung untuk menangani kejadian tersebut.

Sebanyak 15 personel diterjunkan ke lokasi untuk melakukan pemadaman dan pengamanan area.

Dua rumah yang hangus terbakar diketahui milik Setriyono (40) dan Ibu Sumiyati (50). Sementara itu, kebakaran juga mengenai enam rumah lainnya, yakni milik Sukarman, Slamet, Moyo, Kadar, Muji, serta satu rumah kosong peninggalan almarhum Itri.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved