Berita Brebes
Korban Tertemper KA: Nenek Marni Meninggal Usai Mendapatkan Perawatan Medis
Korban sempat selamat dari maut meski tubuhnya terbarak kereta api. Pasca kejadian, korban kemudian dilarikan ke rumah sakit
Penulis: Wahyu Nur Kholik | Editor: Rustam Aji
Ringkasan Berita:
- Nenek Marni (77) warga Desa Galuh Timur, Kecamatan Tonjong, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah akhirnya meregang nyawa usai mendapatkan perawatan medis pada Sabtu (4/4/2026) malam.
- Sebelumnya, tubuh korban tertabrak kereta sekitar pukul 10.00 WIB pada Sabtu pagi di perlintasan rel KM 308+000 jalur hilir antara Bumiayu–Linggapura
- Korban sempat selamat saat dilarikan ke rumah sakit guna mendapat perawatan medis.
TRINUNBANYUMAS.COM, BREBES — Nenek Marni (77) warga Desa Galuh Timur, Kecamatan Tonjong, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah akhirnya meregang nyawa usai mendapatkan perawatan medis pada Sabtu (4/4/2026) malam.
Sebelumnya, tubuh korban tertabrak kereta sekitar pukul 10.00 WIB pada Sabtu pagi di perlintasan rel KM 308+000 jalur hilir antara Bumiayu–Linggapura
Korban sempat selamat dari maut meski tubuhnya terbarak kereta api.
Pasca kejadian, korban kemudian dilarikan ke rumah sakit guna mendapat perawatan medis.
Namun, 9 jam korban bertahan saat mendapatakan perawatan medis di RSU Siti Aminah Bumiayu ahirnya meregang nyawa sekitar pukul 18.36 WIB Sabtu malam.
"Korban meninggal dunia usai mendapatkan perawatan medis pada Sabtu malam."
"Korban kemudian kami serahkan ke pihak keluarga untuk proses pemakaman," ujar Kepala Unit Reskrim Polsek Tonjong Aptu Heri S saat dikonfirmasi Minggu (5 Maret 2026).
Baca juga: Lansia di Brebes Selamat dari Maut Usai Tertemper KA Yogyakarta-Gambir, Alami Luka Berat di Kepala
Sebelumnya diberitakan, berdasarkan data yang dihimpun, peristiwa tersebut bermula saat Kereta Api Penumpang tambahan relasi Yogyakarta–Gambir (KA 7007B) melintas dari arah selatan menuju utara (Jakarta).
Kereta yang dikemudikan oleh masinis M. Yusuf dengan asisten Gunawan Supriyadi, menggunakan lokomotif CC 206 13 39.
Saat melintas di lokasi kejadian, korban diketahui sedang berjalan di atas rel dengan posisi membelakangi arah datangnya kereta.
Meski masinis telah membunyikan kelakson panjang sebagai tanda peringatan, korban tidak merespons karena diduga tidak menyadari adanya kereta yang mendekat.
Jarak yang sudah terlalu dekat membuat tabrakan tidak dapat dihindari.
Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka berat berupa luka sobek di bagian kepala, namun masih dalam kondisi sadar saat ditemukan.
Petugas dari Polsek Tonjong bersama tim medis dan pihak perkeretaapian segera melakukan evakuasi.
Baca juga: Kesejahteraan Tak Jelas, Ketua PGRI Muhdi Sebut Minat Generasi Muda Jadi Guru Terus Merosot
Korban kemudian dibawa ke RSU Siti Aminah Bumiayu untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.
| Hendy Yudoko Resmi Jabat Manajer PDJR UT Purwokerto, Fokus Perluas Daya Jangkau Mahasiswa |
|
|---|
| Tahun Ini Sekolah Rakyat Wonosobo Buka Kelas untuk SD dan SMP, Target Total 300 Siswa Baru |
|
|---|
| Tak Sekadar Tradisi, Direktur UT Purwokerto Jadikan Momen Halalbihalal Satukan Visi Kemajuan Kampus |
|
|---|
| PSIS Bawa Misi Balas Dendam Hadapi Barito Putera, Kemenangan Lawan Persipal Suntik Percaya Diri |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/20260404-lansia-tertemper-ka.jpg)