Kamis, 7 Mei 2026

Berita Blora

Pabrik Bioetanol Akan Dibangun di Blora: Daerah dari Lumbung Jagung ke Energi Nasional

Panglima Kopassus Letjen TNI, Djon Afriandi menekankan pentingnya kedaulatan energi yang lahir dari ketahanan pangan. 

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: M Iqbal Shukri | Editor: Rustam Aji
Tribun Jateng/M Iqbal Shukri
PANEN JAGUNG - Panglima Kopassus Letjen TNI, Djon Afriandi, saat panen jagung di Blora, Jumat (3/4/2026). 
Ringkasan Berita:
  • Direktur Jenderal Tanaman Pangan Kementan RI, Yudi Sastro, mengatakan rencana besar pemerintah untuk membangun pabrik bioetanol di Blora. 
  • Bila itu terealisasi, maka Kabupaten Blora bersiap mencetak sejarah baru dalam peta ketahanan energi nasional. 
  • Langkah ini merupakan tindak lanjut atas status Blora sebagai daerah swasembada jagung.

TRIBUNBANYUMAS.COM, BLORA - Kabupaten Blora bersiap mencetak sejarah baru dalam peta ketahanan energi nasional. 

Tak hanya sukses menjadi lumbung jagung, Blora kini diproyeksikan menjadi titik awal pengembangan industri bioetanol berbasis jagung di Indonesia.

Direktur Jenderal Tanaman Pangan Kementan RI, Yudi Sastro, mengatakan rencana besar pemerintah untuk membangun pabrik bioetanol di Blora. 

Langkah ini merupakan tindak lanjut atas status Blora sebagai daerah swasembada jagung.

"Insyaallah, pabrik bioetanol akan kita mulai dari Blora. Kita garap dari hulu hingga hilir dalam bentuk bioenergi. Tim kami akan turun langsung melakukan pendampingan."

"Potensi jagung di Blora sangat besar, dan ini saatnya kita kembangkan etanol jagung mulai dari sini," terangnya, saat kegiatan Panen Raya Jagung Kuartal 1 dan Tanam Jagung Serentak Kuartal 2 di Desa Kutukan, Kecamatan Randublatung, Jumat (3/4/2026).

Baca juga: Ratusan Ribu Wisatawan Serbu Wonosobo selama Libur Lebaran

Baca juga: Curhat Juru Parkir Alfamart Purwokerto:Khawatir Menganggur Jika Parkir Digratiskan Seperti Indomaret

Senada dengan hal tersebut, Panglima Kopassus Letjen TNI, Djon Afriandi menekankan pentingnya kedaulatan energi yang lahir dari ketahanan pangan. 

Dia mengapresiasi langkah Bupati Blora dalam memfasilitasi integrasi tersebut.

"Luar biasa, jagung bukan cuma pangan tapi juga energi. Kita harapkan Blora menjadi pilot project. Sumber dayanya sangat cocok. Mari kita bergerak dari Blora untuk bangsa, meningkatkan ketahanan pangan sekaligus kedaulatan energi Indonesia," terangnya.

Bambang, salah satu petani lokal dari Randublatung, menyambut baik rencana besar ini. 

Dia berharap program ini tidak hanya mengangkat nama Blora di level nasional melalui jagung, tetapi juga sektor pendukung lainnya.

"Harapan kami, Blora juga bisa menjadi daerah peternakan nomor satu. Dari Randublatung, kita angkat potensi Blora ke tingkat nasional," harapnya.

Sementara itu, Bupati Blora, Arief Rohman, menyampaikan bahwa sinergi antara Pemkab, TNI, Kementan, dan Bulog adalah kunci untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat. 

"Kolaborasi ini adalah bukti bahwa Blora siap menjadi penopang utama pangan dan energi nasional," paparnya.(Iqs)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved