Selasa, 21 April 2026

Berita Wonosobo

Wonosobo Diterjang Cuaca Ekstrem: Puting Beliung Rusak 15 Rumah di Sapuran,Pohon Tumbang Tutup Jalan

Hujan lebat dan angin kencang landa Wonosobo, Minggu (29/3/2026). 15 rumah di Sapuran rusak akibat puting beliung. Ini rincian wilayah terdampak!

Penulis: Imah Masitoh | Editor: Rustam Aji
ISTIMEWA/DOK. BPBD WONOSOBO
TUTUP JALAN - Pohon tumbang menutup akses jalan di wilayah Kecamatan Leksono, Kabupaten Wonosobo, Minggu (29/3/2026), akibat hujan deras disertai angin kencang. Petugas BPBD bersama tim gabungan langsung melakukan evakuasi dan pembersihan material pohon sehingga akses kembali normal. 
Ringkasan Berita:
  • Hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi yang disertai angin kencang dan petir selama kurang lebih tiga jam pada Minggu (29/3/2026) menyebabkan sejumlah kejadian bencana di beberapa wilayah Kabupaten Wonosobo.
  • Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Wonosobo mencatat adanya pohon tumbang, kerusakan rumah, hingga kejadian angin puting beliung.
  • Koordinator Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Wonosobo, Sabarno, menyampaikan bahwa kejadian bencana terjadi di sejumlah kecamatan.

TRIBUNBANYUMAS.COM, WONOSOBO – Cuaca ekstrem berupa hujan intensitas tinggi disertai angin kencang dan petir melanda wilayah Kabupaten Wonosobo selama kurang lebih tiga jam pada Minggu (29/3/2026).

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Wonosobo mencatat serangkaian bencana mulai dari pohon tumbang hingga terjangan angin puting beliung di beberapa kecamatan.

Koordinator Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Wonosobo, Sabarno, mengonfirmasi bahwa tidak ada korban jiwa dalam rentetan kejadian ini, namun kerugian materiil pada bangunan warga cukup signifikan.

Dampak Terparah di Sapuran dan Mojotengah

Kecamatan Sapuran menjadi wilayah terdampak paling parah akibat terjangan angin puting beliung, tepatnya di Desa Rimpak. Berdasarkan data sementara, sedikitnya 15 rumah warga mengalami kerusakan serius pada bagian atap.

rusak rumah-pohon tumbang
ATAP RUSAK - Angin ribut yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Wonosobo, Minggu (29/3/2026), menyebabkan kerusakan pada puluhan rumah warga, terutama di bagian atap. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.

“Atap rumah warga banyak yang rusak, bahkan ada yang sengnya terlepas seluruhnya akibat terjangan angin,” jelas Sabarno, Minggu malam.

Sementara itu, di Desa Mojosari, Kecamatan Mojotengah, dua rumah warga dilaporkan mengalami kerusakan setelah dihantam hujan lebat dan angin kencang. Hingga berita ini diturunkan, petugas masih melakukan penanganan di lokasi.

Baca juga: Babak Pertama: Duo Veteran Beto-Vizcarra Bawa PSIS Unggul 2-0 Atas Persipal Palu

Akses Jalan Leksono Kembali Normal

Di Kecamatan Leksono, pohon tumbang sempat melumpuhkan akses transportasi di tiga desa, yakni Desa Pacarmulyo, Desa Durensawit, dan Desa Timbang. Selain menutup jalan, sebuah pohon di Desa Timbang juga dilaporkan menimpa rumah warga.

“Seluruh kejadian pohon tumbang di wilayah Leksono sudah berhasil ditangani, sehingga akses jalan kembali normal,” tambah Sabarno.

Imbauan Waspada Cuaca Ekstrem

BPBD memastikan hingga saat ini belum ada warga yang dilaporkan mengungsi. Meski demikian, masyarakat diimbau untuk tetap meningkatkan kewaspadaan mengingat potensi cuaca ekstrem yang masih berpeluang terjadi di wilayah pegunungan Jawa Tengah.

“Kami minta masyarakat lebih waspada, terutama saat kondisi cuaca buruk, serta segera melaporkan jika terjadi kejadian darurat di wilayahnya,” tegas pihak BPBD.

Warga disarankan untuk memangkas dahan pohon yang rimbun di sekitar rumah dan memastikan konstruksi atap dalam kondisi kuat menghadapi potensi angin kencang susulan. (ima)

Baca juga: Demo No Kings di AS Berujung Ricuh, Gas Air Mata Meledak di Los Angeles: Protes Anti-Trump Meluas

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved