Kamis, 7 Mei 2026

Berita Jateng

Sistem Satu Arah dari Tol Kalikangkung Hingga Salatiga, Kendaraan Pemudik Mencapai 3000 Per Jam

Arus lalu lintas di Tol Kalikangkung hingga Tol Salatiga berlaku satu arah sejak Rabu sore. Jumlah kendaraan mencapai 3.000 per jam.

Tayang:
Penulis: Reza Gustav Pradana | Editor: rika irawati
Tribun Banyumas/DOK JASA MARGA
SATU ARAH - Arus lalu lintas di Tol Semarang–Solo kawasan Barukan, Tengaran, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, Rabu (18/3/2026) petang berlaku satu arah. Sistem satu arah berlaku dari Tol Kalikangkung hingga wilayah Kabupaten Semarang seiring peningkatan arus lalu lintas yang terpantau mencapai 3000 kendaraan per jam. 
Ringkasan Berita:
  • Lalu lintas di Tol Kalikangkung hingga Salatiga diberlakukan satu arah secara bertahap sejak Rabu sore.
  • Pemberlakuan satu arah atau one way ini dilakukan menyusul peningkatan kendaraan.
  • Jasa Marga mencatat, jumlah kendaraan pemudik mencapai 3.000 kendaraan per jam.

 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG — Rekayasa lalu lintas sistem satu arah atau one way resmi diberlakukan dari Gerbang Tol (GT) Kalikangkung hingga ruas tol di wilayah Kabupaten Semarang, Rabu (18/3/2026) sore.

Sistem satu arah ini diberlakukan menyusul lonjakan volume kendaraan hingga 3000 kendaraan per jam.

Penerapan one way dimulai dari KM 414 Tol Kalikangkung menuju KM 442, hingga akhirnya diperpanjang sampai KM 459 ruas Tol Semarang–Solo, melewati wilayah Salatiga. 

Kebijakan itu diberlakukan secara bertahap sejak pukul 16.30 WIB hingga 17.20 WIB atas diskresi kepolidian, sebagai langkah mengurai kepadatan kendaraan yang terus meningkat menuju arah Bawen, Solo, hingga Jawa Timur.

Baca juga: Arus Mudik Meningkat, Lalu Lintas Tol Kalikangkung Semarang Hingga Exit Tol Tingkir Berlaku One Way

Data lalu lintas menunjukkan, jumlah kendaraan yang melintas tercatat konsisten di kisaran 3.000 kendaraan per jam. 

Bahkan, pada puncaknya, volume kendaraan mencapai 4.202 unit pada pukul 15.00–16.00 WIB.

Sementara, total kendaraan yang melintas pukul 06.00-17.00 mencapai 36.372 kendaraan.

PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) bersama anak usahanya, PT Jasamarga Semarang Batang (JSB) dan PT Trans Marga Jateng (TMJ), memperkuat sinergi operasional guna mendukung kelancaran kebijakan tersebut.

Vice President Corporate Secretary and Legal JTT, Ria Marlinda Paallo menegaskan, langkah ini merupakan bagian dari strategi untuk memastikan arus mudik tetap terkendali.

"Penerapan one way lokal ini merupakan langkah strategis dalam mengurai kepadatan lalu lintas pada jalur utama menuju Jawa Tengah dan Jawa Timur."

"Kami memastikan kesiapan petugas, optimalisasi gardu tol, serta dukungan sarana dan prasarana agar rekayasa lalu lintas berjalan efektif, aman, dan tertib," kata dia.

Baca juga: Pemudik Asal Bekasi Bingung Diturunkan di Tol Semarang-Solo, Diselamatkan Polisi Bertemu Keluarga

Dia juga menambahkan bahwa perpanjangan jalur one way hingga KM 459 dilakukan sebagai respons atas peningkatan volume kendaraan yang masih terus terjadi di lapangan, khususnya menuju wilayah Jawa Tengah bagian selatan.

Jasa Marga mengimbau para pemudik mematuhi rambu dan arahan petugas, memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima, serta merencanakan perjalanan dengan baik. Penggunaan rest area juga diminta dilakukan secara bijak guna menjaga kelancaran arus dan keselamatan bersama.

Untuk informasi lalu lintas terkini, pengguna jalan dapat mengakses aplikasi Travoy atau menghubungi call center Jasa Marga di nomor 133. (*)

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved