Berita Jateng
Tips Tubuh Tetap Bugar Meski Puasa Seharian, Perhatikan Menu Buka dan Sahur
Meski tidak makan dan minum selama lebih dari 12 jam, sebenarnya tubuh tetap bisa prima jika pola hidup dijaga dengan baik
Penulis: M Iqbal Shukri | Editor: khoirul muzaki
TRIBUNBANYUMAS.COM, BLORA- Memasuki bulan suci Ramadan, menjaga stamina tubuh agar tetap bugar menjadi hal penting, terutama bagi masyarakat yang tetap beraktivitas seperti biasa.
Meski tidak makan dan minum selama lebih dari 12 jam, sebenarnya tubuh tetap bisa prima jika pola hidup dijaga dengan baik.
Ketua DPC Persatuan Ahli Gizi (Persagi) Blora, Dicky Nur Wahyu Febrianto, menyarankan untuk menjaga stamina tetap prima meskipun sedang berpuasa, caranya dengan memperhatikan asupan saat sahur dan berbuka.
"Kalau untuk menjaga stamina sendiri, puasa itu kan dimulai dari sahur sampai berbuka. Sahur berperan sebagai sumber energi utama, sehingga tidak boleh dilewatkan. Oleh karena itu, pemilihan menu sahur dan berbuka cukup penting," jelasnya, kepada Tribunjateng.com, Kamis (19/2/2026).
Dicky menyarankan menu sahur sebaiknya mengandung karbohidrat kompleks, seperti nasi merah, oatmeal, atau ubi.
"Selain karbohidrat, juga lengkapi dengan protein, sayur, dan buah agar kenyang lebih lama dan tidak mudah haus," terangnya.
Baca juga: Puasa Kurangi Pedas, Harga Cabai Rawit di Kebumen Rp 100 Ribu
Selain itu, Dicky juga menyarankan agar masyarakat untuk membatasi mengonsumsi menu tertentu saat sahur.
"Saat sahur, batasi makanan yang asin atau yang tinggi garam, karena bisa menimbulkan haus, sifat garam kan mengikat air."
"Batasi juga gorengan, karena kandungan lemaknya, menimbulkan cepat kenyang, tapi cepat lapar juga dan menimbulkan efek haus."
"Sama kalau bisa batasi minuman berkafein seperti kopi dan teh pekat, karena dapat memicu rasa haus dan membuat tubuh lebih cepat lemas saat berpuasa," jelasnya.
Saat selesai sahur, disarankan untuk tidak langsung tidur. Menurutnya tidur langsung setelah sahur bisa memicu asam lambung naik.
"Jangan langsung tidur setelah makan Sahur. Ini kan sering sekali terjadi, tapi kurang baik. Tidur langsung setelah sahur bisa memicu asam lambung naik, perut tidak nyaman, dan tentunya tidur pun jadi kurang berkualitas."
"Sebaiknya beri jeda sekitar 45-60 menit sebelum berbaring, agar pencernaan bekerja lebih optimal. Syukur-syukur dipakai ibadah, misal baca Al Qur'an. Jadi Ibadahnya dapat, kesehatan juga dapat," jelasnya.
Memulihkan Energi yang Tepat saat Berbuka
Berbuka puasa juga menjadi hal penting untuk diperhatikan. Sebab tujuan berbuka ini untuk memulihkan energi dan cairan tubuh setelah seharian berpuasa.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/Resep-Ximilu-es-buah-Hong-Kong-cocok-untuk-minuman-berbuka-puasa.jpg)