Berita Jateng
Anggota DPRD Batang Kehilangan Uang Rp 1,3 Miliar Usai Unduh File APK
Wakil Ketua DPRD Batang, Junaenah, mengaku kehilangan hampir Rp 1,3 miliar dari rekening pribadinya di BRI
Penulis: Tito Isna Utama | Editor: khoirul muzaki
Padahal, ponsel berada di rumah dan tidak diakses siapa pun.
“Saya coba login, tapi sudah tidak bisa. Seperti ada yang mengendalikan dari tempat lain,” kata Junaenah kepada Tribunjateng, Senin (16/2/2026).
Senin pagi, ia mendatangi bank untuk mencetak rekening koran.
Dari saldo sekitar Rp1,3 miliar, tersisa Rp100 ribu.
Catatan menunjukkan transfer bertahap ke sejumlah rekening bank lain dalam waktu singkat.
Dana tersebut, menurutnya, bukan hanya milik pribadi, tetapi juga titipan petani gabah yang bekerja sama dengannya.
“Saya daftar m-banking di kantor, dibantu CS sepenuhnya, tapi uang saya malah hilang,” ucapnya.
Sebagai nasabah prioritas, Junaenah berharap penanganan lebih cepat dan transparan.
Namun ia mengaku kesulitan bertemu pimpinan cabang dan diminta menunggu investigasi dari pusat.
Baca juga: Juara Liga 4 Jateng, Persibangga Fokus Putaran Nasional Liga 4
Sementara itu, pihak BRI Cabang Batang menyatakan kewenangan penanganan berada di kantor pusat dan tidak memberikan penjelasan rinci kepada media.
Kasus ini menjadi pengingat keras bahwa literasi dan keamanan digital masih menjadi tantangan besar, bahkan bagi pejabat publik sekalipun.
Di tengah kemudahan transaksi daring, celah keamanan baik dari sisi pengguna maupun sistem, bisa berujung kerugian besar.
Peristiwa ini pun memunculkan pertanyaan yang lebih luas, sejauh mana perlindungan bank terhadap dana nasabah di era digital, dan bagaimana mekanisme tanggung jawab ketika sistem diduga berhasil ditembus.
Hingga kini, Junaenah masih menanti kejelasan nasib uangnya dan mungkin juga jawaban atas kegelisahan banyak nasabah lainnya. (Ito)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/ilustrasi-uanguu.jpg)