Berita Pemalang
Stasiun Comal Pemalang Bersiap Layani Penumpang KA Joglosemarkerto dan Kaligung
Stasiun Comal Pemalang disiapkan untuk kembali melayani penumpang. Rencana awal, akan melayani penumpang KA Joglosemarkerto dan Kaligung.
Penulis: Indra Dwi Purmomo | Editor: rika irawati
Ringkasan Berita:
- Stasiun Comal Pemalang disiapkan untuk kembali melayani penumpang.
- Saat ini, PT KAI Daop 4 Semarang tengah melakukan survei terkait sarana dan prasarana yang ada.
- Rencana awal, Stasiun Comal akan melayani penumpang kereta aglomerasi, semisal Joglosemarkerto dan Kaligung.
TRIBUNBANYUMAS.COM, PEMALANG - Stasiun Comal di Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, disiapkan kembali beroperasi untuk melayani penumpang.
Saat ini, PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi 4 Semarang tengah melakukan verifikasi fasilitas sebagai bagian dari proses persiapan reaktivasi layanan penumpang di stasiun tersebut.
Rencana reaktivasi Stasiun Comal Pemalang mencuat setelah pertemuan antara jajaran pimpinan KAI Daop 4 Semarang dengan bupati Pemalang pada 30 Januari 2026 lalu.
Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Luqman Arif menjelaskan, proses yang berjalan saat ini masih berupa survei teknis terhadap kondisi sarana dan prasarana Stasiun Comal.
"Pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh untuk memastikan kesiapan stasiun sebelum kembali difungsikan sebagai stasiun penumpang," kata Luqman Arif, Rabu (11/2/2026).
Baca juga: Pikap Bermuatan Freezer Terbakar di Tol Pemalang-Batang, Api Muncul setelah Mobil Menepi
Menurutnya, verifikasi difokuskan pada pemenuhan Standar Pelayanan Minimum (SPM) yang ditetapkan Kementerian Perhubungan melalui Peraturan Menteri Nomor 63 Tahun 2019 tentang Standar Pelayanan Minimum Angkutan Orang dengan Kereta Api.
Standar tersebut mencakup aspek keselamatan, keamanan, kenyamanan, kemudahan, serta kesetaraan layanan bagi seluruh pengguna jasa, termasuk penyandang disabilitas.
"Hasil survei ini akan menjadi dasar pengambilan keputusan apakah Stasiun Comal sudah layak dioperasikan kembali untuk layanan penumpang atau masih memerlukan peningkatan fasilitas," ujar Luqman.
Selain kesiapan teknis, KAI Daop 4 Semarang juga membuka peluang kolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Pemalang dalam penataan kawasan sekitar stasiun.
Sinergi tersebut dinilai penting untuk menciptakan lingkungan stasiun yang tertib, aman, dan nyaman, sekaligus mendukung pertumbuhan aktivitas ekonomi di sekitarnya.
"Rencana awal, kereta aglomerasi (yang dilayani), kayak Joglosemarkerto dan Kaligung," ucapnya.
Baca juga: Dengan Santainya, Pikap Angkut Orang Lintasi Tol Pejagan-Pemalang
Apabila seluruh persyaratan dinyatakan terpenuhi, reaktivasi Stasiun Comal diharapkan dapat memperluas akses transportasi masyarakat Pemalang dan sekitarnya.
Keberadaan layanan kereta api yang lebih dekat juga, diyakini akan mendorong mobilitas warga serta memperkuat konektivitas antarwilayah. (*)
| Kakek di Pemalang Tega Cabuli Cucu. Nenek yang Gercep Langsung Cek ke Klinik sebelum Lapor Polisi |
|
|---|
| Segera Jadi Universitas Pertama di Pemalang, INSIP Jalani Asesmen Lapangan |
|
|---|
| Ribuan Warga Muhammadiyah Padati Gedung DPRD Pemalang, Bupati Anom Ajak Perkuat Dakwah Berkemajuan |
|
|---|
| Update Kecelakaan Maut Tol Pejagan-Pemalang: Balita 3 Tahun Meninggal, Sekeluarga Asal Bekasi Tewas |
|
|---|
| Tragedi Mudik di KM 290 Tol Pejagan-Pemalang:Mobil Tabrak Bus Agra Mas, 4 Orang Sekeluarga Meninggal |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/12022026-stasiun-comal-pemalang.jpg)