Sabtu, 2 Mei 2026

Berita Batang

Atap Ruang Kelas SLB Batang Ambrol Dimakan Usia, Perbaikan Terkendala Status Lahan

Atap ruang kelas menjahit SLB Batang ambrol dimakan usia. Perbaikannya terkendala status lahan.

Tayang:
Penulis: Tito Isna Utama | Editor: rika irawati
Tribun Banyumas/Dok SLB Batang
ATAP AMBROL - Wakil Bupati Batang Suyono mengecek kondisi SLB Batang setelah atap kelas menjahit ambrol, Rabu. Atap ruang kelas itu ambrol lantaran dimakan usia. 

Ringkasan Berita:
  • Atap ruang kelas menjahit SLB Batang ambrol.
  • Saat kejadian, ruang kelas telah dikosongkan setelah plafon runtuh pada 2025 lalu.
  • Perbaikan SLB Batang masih terkendala status lahan.

 

TRIBUNBANYUMAS.COM, BATANG - Atap ruang kelas menjahit Sekolah Luar Biasa (SLB) Batang ambrol, Rabu (21/1/2026), sekira pukul 10.15 WIB.

Getaran terasa hingga ruang kelas lain. 

Guru dan siswa sempat terdiam mencerna kejadian.

Kepala SLB Batang Buntas Ernawati mengatakan, ruang kelas menjahit itu sudah dikosongkan sejak 2025.

Saat itu, plafon kelas runtuh.

Sambil menunggu perbaikan, mereka menjadikan ruang kelas itu gudang sementara.

Sementara, aktivitas belajar dipindahkan ke gedung lain yang dinilai lebih aman.

"Kami tidak berani mengambil risiko. Keselamatan anak-anak kami nomor satu," kata Buntas, Rabu.

Baca juga: Anggaran Daerah Berkurang Rp 258 Miliar, Nasib Guru PPPK Batang Dapat Kepastian

Menurut Buntas, SLB tersebut merupakan eks Balai Latihan Kerja (BLK) milik Pemerintah Kabupaten Batang.

Bangunan itu terakhir direhabilitasi pada era 1990-an. 

Saat ini, kayu penopang atap di sejumlah ruang kelas lain pun terlihat sudah rapuh.

"Ada tiga ruang kelas lain yang atapnya juga sudah memprihatinkan."

"Demi keselamatan siswa, terpaksa kami kosongkan dan belajar bergantian di ruang lain," ungkapnya.

Bagi siswa anak berkebutuhan khusus (ABK) di sekolah tersebut, perubahan ruang belajar bukan perkara mudah. 

Sumber: Tribun Banyumas
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved