Sudaryono Buka Suara soal OTT KPK Bupati Pati Sudewo
Ketua DPD Gerindra Jateng Sudaryono angkat bicara soal OTT Bupati Pati Sudewo. Partai hormati proses hukum dan kedepankan asas praduga tak bersalah.
Ringkasan Berita:
- Ketua DPD Partai Gerindra Jawa Tengah, Sudaryono, menyatakan pihaknya menghormati proses hukum terkait Operasi Tangkap Tangan (OTT) KPK terhadap Bupati Pati, Sudewo.
- Gerindra menekankan pentingnya asas praduga tak bersalah dan meminta semua pihak menunggu hasil pemeriksaan resmi dari KPK sebelum mengambil kesimpulan.
- Terkait langkah organisasi atau sanksi partai, Gerindra Jateng masih bersifat wait and see menunggu fakta hukum yang valid.
TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - Kabar penangkapan Bupati Pati, Sudewo, dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendapat respons dari DPD Partai Gerindra Jawa Tengah.
Ketua DPD Partai Gerindra Jawa Tengah, Sudaryono menyatakan pihaknya saat ini masih dalam posisi menunggu pengumuman resmi dari lembaga antirasuah tersebut.
Ia menegaskan, Partai Gerindra menghormati sepenuhnya mekanisme hukum yang sedang berjalan terhadap salah satu kepala daerah di wilayahnya itu.
Baca juga: Kegiatan Bupati Pati Sudewo Sebelum Terjaring OTT KPK, Sempat Tinjau Banjir
"Kami menghormati proses hukum yang sedang dilakukan oleh KPK. Saat ini kami masih menunggu hasil pemeriksaan secara resmi," ujar Sudaryono dalam keterangan tertulisnya, Senin (19/1/2026).
Praduga Tak Bersalah
Sudaryono menekankan agar publik dan semua pihak tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah (presumption of innocence) hingga adanya keputusan hukum yang berkekuatan tetap (inkracht).
Menurutnya, kedudukan setiap warga negara adalah sama di mata hukum, sehingga penanganan kasus ini harus disikapi dengan bijak tanpa mendahului fakta persidangan.
"Kita serahkan sepenuhnya kepada KPK untuk bekerja secara profesional, transparan, dan sesuai aturan," tegasnya.
Meski demikian, Sudaryono memastikan bahwa Partai Gerindra memiliki komitmen kuat dalam mendukung upaya pemberantasan korupsi di tanah air.
Pihaknya mendukung langkah penegakan hukum yang adil demi menjaga marwah hukum dan kepercayaan publik.
"Kami mendukung penuh langkah-langkah penegakan hukum yang dilakukan KPK," tambahnya.
Langkah Politik Partai
Disinggung mengenai dampak politik dan status keanggotaan Sudewo, Sudaryono menyebut DPD Gerindra Jawa Tengah akan bersikap kooperatif.
Namun, untuk keputusan strategis organisasi, pihaknya belum akan mengambil langkah gegabah sebelum status hukum Sudewo jelas.
"Untuk langkah organisasi dan politik, tentu kami akan menunggu hasil dan fakta hukum yang disampaikan secara resmi," pungkasnya. (Tribunbanyumas.com)
| PCNU Pati Minta Oknum Pengasuh Ponpes yang Cabuli Santriwati Ditahan |
|
|---|
| Polresta Pati Segera Tahan Pengasuh Pesantren yang Cabuli Santriwati |
|
|---|
| Pengasuh Ponpes Ndholo Kusumo Pati Jadi Tersangka Dugaan Percabulan, Polisi: 3 Korban Cabut Laporan |
|
|---|
| Libur Melaut Gara-gara Tak Kuat Beli BBM, Ribuan Nelayan Pati Tuntut Harga BBM Khusus Perikanan |
|
|---|
| 1.456 Personel Gabungan Kawal Demo Nelayan Pati, Kapolres Pastikan Tak Ada Tongkat dan Senjata Api |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/20251004-gerindra-jateng-sudaryono.jpg)