Berita Jateng

BPS Rilis Kondisi Ekonomi Wonosobo hingga Pergerakan Wisatawan

pada Desember 2025 Kabupaten Wonosobo mengalami inflasi sebesar 0,59 persen secara bulanan

Penulis: Imah Masitoh | Editor: khoirul muzaki
Tribun Banyumas/Imah Masitoh
Mustaqim menyampaikan rilis laporan terbaru mengenai kondisi ekonomi dan pariwisata di daerah Wonosobo. Pada Desember 2025 Kabupaten Wonosobo mengalami inflasi sebesar 0,59 persen secara bulanan (month to month/m-to-m). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, WONOSOBO - Memasuki awal tahun 2026, Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Wonosobo merilis laporan terbaru mengenai kondisi ekonomi dan pariwisata di daerah.


Laporan yang disampaikan melalui Berita Resmi Statistik (BRS) ini memuat perkembangan inflasi, sektor pariwisata, serta transportasi hingga akhir tahun 2025.


Kepala BPS Kabupaten Wonosobo, Mustaqim, menyampaikan bahwa pada Desember 2025 Kabupaten Wonosobo mengalami inflasi sebesar 0,59 persen secara bulanan (month to month/m-to-m). 


Inflasi tersebut dipicu oleh kenaikan harga sejumlah komoditas, terutama pada kelompok makanan, minuman, dan tembakau.


“Kelompok makanan, minuman, dan tembakau memberikan andil inflasi terbesar, dengan komoditas utama penyumbang inflasi adalah cabai rawit,” ujar Mustaqim, Jumat (9/1/2026).


Selain cabai rawit, komoditas lain yang turut memberikan andil inflasi adalah daging ayam ras, telur ayam ras, dan emas perhiasan. 


Sementara itu, beberapa komoditas hortikultura seperti bayam, sawi hijau, dan kol justru memberikan andil deflasi meskipun relatif kecil.


Secara tahunan (year on year/y-on-y), inflasi Wonosobo pada Desember 2025 terhadap Desember 2024 tercatat sebesar 2,64 persen. 


Inflasi tahunan ini masih didominasi oleh kelompok makanan, minuman, dan tembakau, diikuti kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya.


“Secara umum, inflasi Wonosobo masih berada dalam kondisi yang terkendali dan relatif stabil jika dibandingkan dengan kabupaten/kota lain di Provinsi Jawa Tengah,” tambah Mustaqim.


Dari sisi pariwisata, BPS mencatat Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel di Wonosobo pada November 2025 sebesar 23,82 persen, atau naik 2,47 poin dibandingkan Oktober 2025. 


Namun demikian, angka tersebut masih lebih rendah 3,28 poin dibandingkan November 2024.


Untuk hotel berbintang, TPK tercatat sebesar 37,39 persen, sementara hotel nonbintang sebesar 20,12 persen. 


Adapun rata-rata lama menginap tamu pada November 2025 tercatat 1,10 malam, sedikit meningkat dibandingkan bulan sebelumnya.

Baca juga: Belum Pernah Kebobolan, Persik Kendal Optimis Lolos ke Fase Gugur Liga 4 Jateng


Sementara itu, pergerakan wisatawan nusantara (wisnus) ke dan dari Wonosobo pada November 2025 tercatat sebanyak 501.035 perjalanan, mengalami penurunan secara bulanan namun masih tumbuh secara tahunan.

Sumber: Tribun Banyumas
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved