Jumat, 8 Mei 2026

Berita Blora

Terancam Longsor, Rumah Seorang Lansia di Dukuh Ngetrep dan Jalan Desa Ambles 5 Sentimeter

Rumah bagian belakang milik Mbah Djaiz, tanahnya terkena longsor akibat curah hujan sekira 10 hari yang lalu

Tayang:
Penulis: M Iqbal Shukri | Editor: Rustam Aji
ISTIMEWA/Dok. Polsek Tunjungan
LONGSOR MENGANCAM - Kondisi tanah longsor mengancam rumah warga Dukuh Ngetrep, RT 8 RW 3, Desa Tutup, Kecamatan Tunjungan, Kabupaten Blora, Rabu (31/12/2025). 
Ringkasan Berita:
  • Setelah dilakukan pengecekan, tanah longsor tersebut mengancam rumah warga setempat atas nama Djaiz (75).
  • Rumah bagian belakang milik Mbah Djaiz, tanahnya terkena longsor akibat curah hujan sekira 10 hari yang lalu, dan sudah mendapat perhatian dari pemerintahan Desa Tutup dengan membantu tanah uruk

TRIBUNBANYUMAS.COM, BLORA -Rumah bagian belakang milik Mbah Djaiz, warga Dukuh Ngetrep, RT 8 RW 3, Desa Tutup, Kecamatan Tunjungan, Kabupaten Blora, Rabu (31/12/2025), tanahnya terkena longsor akibat curah hujan sekira 10 hari yang lalu

"Iya kemarin sore kami telah mendapatkan laporan adanya tanah longsor di Dukuh Ngetrep. Menindaklanjuti laporan itu kami langsung mengecek kondisi tanah longsor itu," jelas Kapolsek Tunjungan, AKP Subiyono, Kamis (1/1/2026).

Menurutnya, setelah dilakukan pengecekan, tanah longsor tersebut mengancam rumah warga setempat atas nama Djaiz (75).

"Sudah mendapat perhatian dari pemerintahan Desa Tutup dengan membantu tanah uruk."

Baca juga: Festival Cahaya Pertama Tahun Baru di Batang Jadi Magnet Warga: Lampu, Cinta, dan Harapan

"Dan dikarenakan kemarin malam itu terjadi hujan deras, dan tanah uruk tersebut longsor lagi," jelasnya.

longsor-ngetrep-2
BERANTAKAN- Rumah bagian belakang milik Mbah Djaiz, tanahnya terkena longsor akibat curah hujan sekira 10 hari yang lalu, sehingga kondisinya retak-retak.

Adapun jarak rumah Mbah Djaiz dengan Sungai Lusi, hanya berjarak sekira 50 meter.

Selain rumah warga yang terdampak, saat pengecekan lokasi, ditemukan adanya jalan desa yang berada di dekat sungai telah retak dan kondisi jalan telah ambles sekira 5 cm sepanjang kurang lebih 30 meter.

"Kami sudah mengimbau kepada pemilik rumah agar berhati-hati jika adanya turun hujan, kami juga menyarankan agar pemilik rumah untuk pindah rumah atau tempat tinggal," terangnya.

AKP Subiyono juga akan melakukan koordinasi dengan pihak terkait, seperti BPBD Blora untuk penanganan lebih lanjut.

"Insyaallah kami akan koordinasi segera dengan BPBD untuk penanganan lebih lanjut," paparnya.(Iqs)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved