Sabtu, 16 Mei 2026

Berita Semarang

Hujan Tak Mereda, Ribuan Warga di Wilayah Barat Semarang Terdampak Banjir

Hujan yang berlangsung sejak pukul 14.00 WIB memicu banjir limpasan di daerah aliran Sungai (DAS) Plumbon.

Tayang:
Penulis: Idayatul Rohmah | Editor: Rustam Aji
ISTIMEWA/Ist/BPBD
BANJIR - Lokasi terdampak banjir di Kampung Wonosari Perum Mangkang Indah Kelurahan Wonosari, Kecamatan Ngaliyan, Jumat (26/12/2025). 
Ringkasan Berita:
  • Hujan deras yang mengguyur Kota Semarang sejak siang hingga sore hari menyebabkan banjir di sejumlah wilayah, Jumat (26/12/2025). 
  • Hujan yang berlangsung sejak pukul 14.00 WIB memicu banjir limpasan di daerah aliran Sungai (DAS) Plumbon.
  • Kondisi tersebut berdampak langsung pada beberapa kawasan permukiman, khususnya di wilayah Kecamatan Ngaliyan dan Mangkang.

TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG -Sejumlah daerah di Kota Semarang bagian wilayah Barat, mengalami banjir, Jumat (26/12/2025). 

Ribuan warga terdampak akibat meluapnya aliran air yang tidak mampu ditampung oleh sistem drainase.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Semarang, Endro P Martanto menjelaskan, hujan yang berlangsung sejak pukul 14.00 WIB memicu banjir limpasan di daerah aliran Sungai (DAS) Plumbon.

Kondisi tersebut berdampak langsung pada beberapa kawasan permukiman, khususnya di wilayah Kecamatan Ngaliyan.

"Intensitas hujan sedang - tinggi membuat sistem drainase tidak mampu menampung debit air hujan yang membuat aliran air meluap di area pemukiman," jelas Endro dikonfirmasi Tribun Jateng.

Ada tiga lokasi terdampak meliputi Kampung Wonosari Perum Mangkang Indah Kelurahan Wonosari, Kecamatan Ngaliyan; Mangkang Kulon; dan Kelurahan Mangunharjo di RT 01, RT 05, dan RT 06.

Baca juga: Hujan Deras, Tanggul di Mangunharjo Semarang Jebol, 300 KK Terdampak

Di Kampung Wonosari, ketinggian genangan air dilaporkan mencapai sekitar 1 meter.

Sementara itu, di wilayah Mangkang Kulon, genangan air setinggi kurang lebih 50 sentimeter.

Selain banjir limpasan, kejadian ini juga diperparah dengan jebolnya talud sungai di wilayah Mangkang Kulon dan Mangunharjo, sehingga air sungai melimpas dan masuk ke area permukiman.

Akibat kejadian tersebut, sedikitnya 500 kepala keluarga (KK) atau sekitar 1.200 jiwa di Perum Mangkang Indah, RT 1 hingga RT 13 RW 2, terdampak banjir.

Di Mangkang Kulon, tercatat 15 KK terdampak, sementara di Mangunharjo terdapat sekitar 300 KK di RT 1, 5, dan 6 yang turut merasakan dampak genangan air.

"Terkini, air audah surut," katanya.

Endro menjelaskan, BPBD Kota Semarang terus melakukan pemantauan dan koordinasi dengan pihak terkait untuk penanganan banjir serta memastikan keselamatan warga terdampak. 

Warga diimbau tetap waspada, mengingat potensi hujan dengan intensitas tinggi masih dapat terjadi. (idy)

Baca juga: PFC Mulai Dipercantik Pemkab Purbalingga, Berharap Pengunjung akan Ramai Lagi

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved