Berita Jateng
Status Tipe B, RSUD KRT Setjonegoro Wonosobo Layani Pasien Rujukan Luar Daerah
Rumah sakit milik daerah ini kini resmi berstatus Tipe B dan disiapkan menjadi rumah sakit rujukan bagi wilayah sekitar
Penulis: Imah Masitoh | Editor: khoirul muzaki
TRIBUNBANYUMAS.COM, WONOSOBO - Pemerintah Kabupaten Wonosobo terus memperkuat layanan kesehatan daerah melalui pengembangan RSUD KRT Setjonegoro.
Rumah sakit milik daerah ini kini resmi berstatus Tipe B dan disiapkan menjadi rumah sakit rujukan bagi wilayah sekitar, seiring peningkatan fasilitas, alat kesehatan, serta sumber daya manusia (SDM) medis.
Bupati Wonosobo Afif Nurhidayat menyampaikan apresiasinya terhadap manajemen rumah sakit yang dinilai responsif terhadap tuntutan zaman dan kebutuhan masyarakat.
Ia menegaskan bahwa pelayanan kesehatan harus mudah diakses tanpa warga harus berobat ke luar daerah.
“Apa yang diperlukan masyarakat, di sini siap. Engga perlu lagi harus ke Jakarta, engga perlu lagi harus ke Jogja,” katanya, Rabu (24/12/2025).
Saat ini, kompleksitas penyakit masyarakat Wonosobo terus meningkat. Karena itu, rumah sakit daerah dituntut mampu menangani kasus-kasus berat dengan dukungan sarana, prasarana, dan tenaga medis yang memadai.
Selain aspek layanan medis, Bupati Afif juga menyoroti pentingnya kenyamanan lingkungan rumah sakit. Ia berharap RSUD KRT Setjonegoro tidak lagi memberi kesan menakutkan bagi pasien.
Namun demikian, kenyamanan fisik saja tidaklah cukup. Ketersediaan alat kesehatan harus diimbangi dengan peningkatan kompetensi tenaga medis.
“Alatnya ada, berarti SDM-nya harus ada juga,” katanya.
Ia menyebut, pada 2025 sejumlah alat kesehatan telah terpenuhi melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) dan sumber pembiayaan lain.
Pada 2026 mendatang, Pemkab Wonosobo berencana menambah alat kesehatan lanjutan untuk menangani kebutuhan masyarakat yang semakin kompleks.
Dengan status Tipe B, RSUD KRT Setjonegoro kini diproyeksikan menjadi rumah sakit rujukan, tidak hanya dari puskesmas di Wonosobo, tetapi juga dari kabupaten tetangga.
Ia menyebut potensi pasien rujukan datang dari Banjarnegara, Temanggung, Kendal, hingga Batang.
Bahkan, menurutnya, pasien dari luar daerah sudah mulai merasakan manfaat peningkatan layanan karena alat dan dokter spesialis telah tersedia.
Untuk mendukung hal tersebut, pengembangan fisik rumah sakit juga disiapkan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/RSUD-Wonosobo-o.jpg)