Berita Semarang
Mayat Bayi Laki-laki Ditemukan di Tempat Sampah Bawah Flyover Yos Sudarso Semarang, Ada Daster
Mayat bayi laki-laki ditemukan di tumpukan kain di tempat sampah bawah flyover Yos Sudarso Semarang. Polisi masih mendalami kasus ini.
Penulis: Rezanda Akbar D | Editor: rika irawati
Ringkasan Berita:
- Mayat bayi laki-laki ditemukan di tumpukan kain di bawah flyover Yos Sudarso Semarang, Rabu sore.
- Mayat bayi ini berada di antara tumpukan celana panjang dan daster.
- Bayi diduga lahir dalam kondisi cukup umur kandungan.
TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG — Warga di kawasan bawah jembatan flyover arteri Yos Sudarso, Kelurahan Gisikdrono, Kecamatan Semarang Barat, Kota Semarang, Jawa Tengah, geger, Rabu (17/12/2025) sore.
Mereka mulai berdatangan setelah tersiar kabar jasad bayi laki-laki ditemukan di tumpukan kain di tempat sampah kawasan tersebut.
Kapolsek Semarang Barat Kompol Andre Bachtiar mengatakan, mayat bayi itu pertama kali ditemukan seorang warga yang hendak membakar sampah, sekitar pukul 15.15 WIB.
"Saksi awalnya melihat tumpukan kain mencurigakan."
"Setelah dibuka, ternyata di dalamnya terdapat jasad bayi laki-laki yang sudah dalam keadaan meninggal dunia," ujar Kompol Andre.
Baca juga: Namanya Disebut dalam Dakwaan Kasus Chromebook, Wali Kota Semarang: Saya Tidak Menerima Apapun
Saksi kemudian melaporkan kejadian itu kepada warga lain, yang selanjutnya meneruskan informasi ke pihak kepolisian.
Tak berselang lama, petugas Polsek Semarang Barat tiba di lokasi untuk mengamankan tempat kejadian perkara.
Sekitar pukul 16.30 WIB, tim Inafis Polrestabes Semarang melakukan olah TKP guna mengumpulkan bukti dan petunjuk awal.
Dari pemeriksaan awal diketahui, bayi itu lahir cukup bulan.
Mayat bayi kemudian dievakuasi ke RS Bhayangkara Semarang pada pukul 17.00 WIB untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Baca juga: Mulai 20 Desember, Wings Air Layani Penerbangan dari Semarang dan Solo ke Bandung serta Surabaya
Dari lokasi kejadian, polisi mengamankan sejumlah barang bukti berupa dua celana panjang jeans hitam dan satu daster hitam yang diduga digunakan untuk membungkus korban.
"Kasus ini masih dalam penyelidikan."
"Kami mendalami penyebab kematian dan menelusuri pihak yang bertanggung jawab atas peristiwa ini," tegas Kompol Andre.
Hingga kini, kepolisian masih mengumpulkan keterangan saksi serta menunggu hasil pemeriksaan medis untuk mengungkap secara terang peristiwa tragis tersebut. (*)
| Kecelakaan di KM 430 Tol Semarang: Bus PO Haryanto 'Potong' Jalur Picu Truk Trailer Banting Setir |
|
|---|
| Misteri Penusukan Pengamen di Semarang: Pulang ke Rumah Dalam Kondisi Bersimbah Darah |
|
|---|
| Lagi, Mangkang Kulon Kebanjiran, Kali Ini Dipicu Tanggul Jebol Sepanjang 50 Meter Sungai Plumbon |
|
|---|
| Stok Sepatu Tahun Ajaran Baru Ludes, Pedagang Pasar Kanjengan Johar Semarang Bingung Nasib Usaha |
|
|---|
| Kesaksian Rusianti, Selamat dari Kobaran Api karena Mati Lampu |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/ilustrasi-mayat-bayi.jpg)