Kamis, 23 April 2026

Berita Jateng

Picu Persaingan Layanan Kesehatan, Dua Rumah Sakit Swasta Akan Dibangun di Batang

Menjamurnya rumah sakit swasta diprediksi memicu persaingan layanan kesehatan.

Penulis: dina indriani | Editor: khoirul muzaki
PEXELS
Ilustrasi Rumah Sakit. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, BATANG - Kabupaten Batang kembali menunjukkan daya tariknya sebagai magnet investasi, setelah dikenal sebagai pusat industri, kini sektor kesehatan ikut menggeliat. 


Dua rumah sakit swasta besar bersiap hadir, menandai bahwa Batang bukan hanya siap bekerja, tetapi juga siap merawat warganya.  


Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Batang, Margo Santosa, menyebut minat investor di bidang kesehatan muncul seiring kebutuhan layanan medis yang terus meningkat serta iklim investasi yang semakin ramah.  


“Saat ini Batang memiliki tiga rumah sakit utama, yakni RSUD Batang, RSUD Limpung, dan RS QIM. Dalam waktu dekat, daftar itu akan bertambah,” ujarnya, Rabu (10/12/2025).  


Margo menjelaskan, pembangunan RS Mitra Plumbon di kawasan Batang Kota sudah mulai berproses di depan kantor Dinas Kesehatan.


Sementara itu, RS Anugerah di Desa Clapar, Kecamatan Subah, tengah dalam tahap perencanaan.  


Tak berhenti di situ, kawasan KEK Industropolis yang diproyeksikan sebagai pusat pertumbuhan industri nasional juga disiapkan untuk memiliki rumah sakit modern.


Dua institusi besar, RS Muhammadiyah dan RS NU, sempat mengurus izin, namun pembangunan masih tertunda.  


Menjamurnya rumah sakit swasta diprediksi memicu persaingan layanan kesehatan.

Baca juga: Dilema Desakan Penutupan Tambang Granit di Baseh Banyumas, Puluhan Warga Terancam Menganggur


Namun, Margo menilai hal ini justru menguntungkan masyarakat.  


Ia menambahkan, momentum ini menjadi kesempatan emas bagi RSUD untuk memperbaiki manajemen, meningkatkan kualitas tenaga medis, dan mempercepat transformasi digital


"Semakin banyak rumah sakit, masyarakat bisa memilih layanan terbaik. Tantangannya, RSUD harus berinovasi, tidak boleh hanya mengandalkan status sebagai rumah sakit pemerintah,” pungkasnya.(din)

 

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved