Berita Wonosobo
Warga Bugangan Wonosobo Gempar Lihat Mayat Tergantung di Rumah Kosong
Seorang pria berinisial SS (53) ditemukan meninggal dunia tergantung di depan sebuah rumah kosong.
Penulis: Imah Masitoh | Editor: Rustam Aji
Ringkasan Berita:
- Penemuan mayat gemparkan warga Kampung Bugangan Utara, Kelurahan Kalianget, Kecamatan Wonosobo
- Mayat seorang pria berinisial SS (53) pertama kali ditemukan warga pada hari Rabu (10/12/2025) sekitar pukul 05.30 WIB.
- Peristiwa ini pertama kali terungkap saat tetangga korban hendak keluar rumah di pagi hari.
- Seorang warga melihat SS tergantung menggunakan tali tambang berwarna biru di depan rumah kosong milik warga.
TRIBUNBANYUMAS.COM, WONOSOBO - Warga Kampung Bugangan Utara, Kelurahan Kalianget, Kecamatan Wonosobo, gempar, seorang pria berinisial SS (53) ditemukan meninggal dunia tergantung di depan sebuah rumah kosong.
Mayat SS pertama kali ditemukan warga pada hari Rabu (10/12/2025) sekitar pukul 05.30 WIB.
Kronologisnya, peristiwa ini pertama kali terungkap saat tetangga korban hendak keluar rumah di pagi hari.
Betapa terkejutnya, tetangga korban ini melihat SS sudah dalam kondisi tidak bernyawa.
Ia melihat SS tergantung menggunakan tali tambang berwarna biru di depan rumah kosong milik warga.
Mendapati hal itu ia lantas memanggil warga lain dan melaporkan peristiwa itu ke Polsek Wonosobo.
Polisi bersama tenaga medis dari Puskesmas 2 Wonosobo datang untuk melakukan pemeriksaan awal.
Baca juga: Pengrajin Mebel Jepara Jadi Target Penipu, Awalnya Datang ke Showroom Foto Produk
Dokter Elfritz D yang memeriksa menyatakan bahwa pada tubuh korban tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan, yang kemudian menguatkan dugaan bahwa SS meninggal murni akibat gantung diri.
Kapolsek Wonosobo, AKP Sunaryono, membenarkan kejadian ini.
Ia menyebut, setelah mendapat laporan, petugas langsung mendatangi lokasi kejadian.
“Petugas langsung melakukan pemeriksaan di TKP," ungkapnya.
"Dari hasil pemeriksaan medis, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan. Peristiwa ini murni bunuh diri. Kami juga telah memastikan bahwa keluarga menerima kejadian ini sebagai musibah,” ujar AKP Sunaryono.
AKP Sunaryono menjelaskan, proses penanganan di lokasi telah dilakukan sesuai prosedur.
“Kami telah melakukan pendataan, meminta keterangan saksi-saksi, serta memastikan kondisi TKP.
Jenazah juga telah diserahkan kepada keluarga untuk proses pemakaman,” terangnya.
Pihak keluarga yang diwakili oleh istri korban, menyatakan telah mengikhlaskan kepergian almarhum.
Keluarga juga membuat surat pernyataan penolakan autopsi. (ima)
Disclaimer: Berita ini tidak ingin menginspirasi pembaca untuk melakukan hal di luar nalar. Jika Anda mengalami gangguan psikologis, segera konsultasi ke psikolog.
| Pantas Ditolak, Berikut Daftar Kerugian Warga Akibat Tambang di Baseh Banyumas |
|
|---|
| Jadi Pertanyaan Warga, Proyek Jalan Banjarejo Blora Baru 12 Persen |
|
|---|
| Warga Plosorejo Blora Geram: Progres Proyek Jalan Baru 12 Persen padahal Target 15 Desember Selesai |
|
|---|
| Profil KH Zulfa Mustofa Pj Ketum PBNU, Keponakan KH Ma'ruf Amin |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/ditemukan-meninggal-wonosobo.jpg)