Senin, 27 April 2026

Berita Jateng

Hikayat Pencari Ungker di Hutan Jati Blora, Sehari Dapat Rp 100 Ribu

Setelah ungker terkumpul banyak, mereka menjualnya ke warga atau pengendara yang melintas di ruas jalan Sambong-Cepu.

Penulis: M Iqbal Shukri | Editor: khoirul muzaki
Tribun Banyumas/M Iqbal Shukri
BERBURU UNGKER - Salah seorang warga pencari ungker, Yanti (kanan), saat ditemui di gubuk di sela-sela mencari ungker, Jumat (5/12/2025) 

TRIBUNBANYUMAS.COM, BLORA - Dua orang tampak sibuk di sebuah gubuk kecil di area hutan jati di wilayah ruas jalan Kecamatan Sambong - Kecamatan Cepu, Jumat (5/12/2025).


Di dekatnya, ada beberapa plastik yang berisi serasah daun jati yang telah bercampur dengan tanah.


Dengan menggunakan tangannya, warga itu tampak menyingkap serasah daun jati yang bercampur dengan tanah itu.


Ketika daun jati itu tersingkap, ungker (kepompong ulat jati) berwarna cokelat terlihat. 


Kemudian ungker itu dimasukkan ke bungkus daun jati segar (berwarna hijau). 


Setelah ungker terkumpul banyak, mereka menjualnya ke warga atau pengendara yang melintas di ruas jalan Sambong-Cepu.


Salah seorang warga pencari ungker, Yanti, berangkat ke hutan sekira pukul 05.00 WIB.


Untuk berburu ungker dirinya harus masuk ke tengah hutan jati. 


Biasanya ungker bersembunyi di dalam serasah daun jati yang sudah bercampur dengan tanah.

Ungker
Ungker, kepompong ulat jati


Untuk memudahkan dalam pencarian ungker, biasanya Yanti masuk ke hutan dengan membawa wadah plastik.


Kemudian serasah daun jati yang sekiranya menjadi tempat persembunyian ungker itu dimasukkan ke plastik.


Setelah itu, plastik yang berisi serasah daun jati itu, dibawa ke gubuk untuk kemudian dibuka, dipisahkan ungker dari serasah daun jati.


"Ini sedang mencari entung, ungker mas. Carinya di hutan. Tadi berangkat jam 05.00 WIB," ujarnya.

Baca juga: Polemik Bupati Aceh Selatan Umrah saat Warganya Susah Terdampak Banjir


Yanti berburu ungker untuk dijual. Adapun untuk harga ungker per dua bungkus dijual dengan harga Rp 25 ribu.


"Dua bungkus, harganya Rp 25 ribu mas," terangnya.

Sumber: Tribun Banyumas
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved