Berita Wonosobo
2 Program Antikorupsi Pemkab Wonsobo Raih Penghargaan dari KPK, Sukses Ajak Masyarakat Cegah Korupsi
Pemkab Wonosobo raih dua penghargaan dari KPK. Dua program kampanye antikorupsi dinilai efektif mengajak masyarakat mencegah korupsi.
Penulis: Imah Masitoh | Editor: rika irawati
Ringkasan Berita:
- Pemkab Wonosobo raih dua penghargaan dari KPK dalam acara ACFFest 2025.
- Penghargaan tersebut diberikan untuk kategori Tiga Instansi Terbaik Media Digital dan kategori Tiga Instansi Terbaik On-Ground Activation.
- Dua program Pemkab Wonosobo dinilai mampu menyebarluaskan kampanye antikorupsi hingga pelosok desa.
TRIBUNBANYUMAS.COM, WONOSOBO - Kabupaten Wonosobo meraih dua pengharga dari Puncak Apresiasi Pariwara Antikorupsi dan Anti-Corruption Film Festival (ACFFest) 2025 yang diadakan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Dalam ajang yang digelar di Graha Bhakti Budaya, Taman Ismail Marzuki, Jakarta, Jumat (28/11/2025), tersebut, Wonosobo berhasil membawa pulang dua penghargaan dari dua kategori berbeda.
Penghargaan pertama diberikan untuk Kategori Tiga Instansi Terbaik Media Digital, sebagai pengakuan atas konsistensi Kabupaten Wonosobo dalam memanfaatkan berbagai kanal digital untuk menyebarluaskan kampanye antikorupsi secara kreatif, edukatif, dan berkelanjutan.
Melalui Inspektorat Wonosobo, kampanye bertajuk “Wonosobo Jongasi Korupsi” dinilai mampu meningkatkan pemahaman publik mengenai pentingnya integritas dan pencegahan praktik korupsi.
Selanjutnya, penghargaan kedua, diperoleh dalam Kategori Tiga Instansi Terbaik On-Ground Activation, yang menilai efektivitas pelaksanaan kegiatan langsung di masyarakat.
Baca juga: Pabrik Kayu Kepil Wonosobo Terbakar, Satu Pekerja Alami Luka Bakar 60 Persen
Kampanye "Sesarengan Mboten Korupsi" terus digencarkan mulai dari tingkat kabupaten hingga pelosok desa, dan dinilai berhasil menumbuhkan keterlibatan masyarakat dalam membangun budaya antikorupsi.
Kedua penghargaan tersebut diterima langsung oleh Bupati Wonosobo, Afif Nurhidayat.
Bupati Afif menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang telah berperan dalam menguatkan budaya integritas di wilayahnya.
"Penghargaan ini bukan hanya untuk Pemerintah Kabupaten Wonosobo tetapi untuk seluruh masyarakat yang terus mendukung upaya kami membangun tata kelola pemerintahan yang lebih bersih, transparan, dan berintegritas," ungkapnya dalam keterangan tertulis yang diterima, Minggu (30/11/2025).
Ia menambahkan bahwa penghargaan tersebut akan menjadi pemacu bagi pemerintah daerah untuk memperluas agenda edukasi publik mengenai antikorupsi.
“Perjuangan melawan korupsi tidak boleh berhenti."
"Kami akan terus memperkuat gerakan antikorupsi, menghadirkan pelayanan yang transparan, dan memastikan Wonosobo selalu berdiri di atas nilai-nilai integritas," lanjutnya.
Di sisi lain, Inspektur Inspektorat Wonosobo, Supriyadi menyatakan bahwa capaian ini lahir dari kolaborasi erat antara para perencana, pelaksana, hingga masyarakat yang terlibat aktif.
| Sinergi 32 Perusahaan: Strategi Wonosobo Atasi Krisis Mata Air Lewat Konservasi Terpadu |
|
|---|
| Pohon Besar Tumbang di Kalikajar Wonosobo, Sejumlah Pemotor Nekat Gotong Kendaraan Demi Melintas |
|
|---|
| Banjir Masih Kerap Melanda Wonosobo, Pemkab Berencana Buat Sodetan Sungai Wangan Aji Menuju Serayu |
|
|---|
| Warga Wonosobo Mulai Bersih-bersih dan Tata Kembali Bangunan yang Rusak Diterjang Angin Kencang |
|
|---|
| Kesaksian Warga soal Kecelakaan Beruntun di Parakan-Kertek Wonosobo, Slamet: Truk Sudah Kemebul |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/30112025-bupati-wonosobo-terima-penghargaan-dalam-acara-kpk.jpg)