Minggu, 26 April 2026

Berita Jateng

Jalan Raya Onggorawe Diperbaiki, Akses Vital Penghubung Demak dan Kota Semarang

kerusakan terjadi di sepanjang ruas jalan kabupaten dari bawah Jembatan Tol Semarang–Demak hingga Desa Pilangsari

Penulis: faisal affan | Editor: khoirul muzaki
Tribunnews.com/faisal affan
PERBAIKAN JALAN - Jalan Raya Onggorawe Sayung di Kabupaten Demak mulai diperbaiki usai banyaknya lubang-lubang besar yang membahayakan pengguna jalan, Jumat (28/11/2025) 

TRIBUNBANYUMAS.COM, DEMAK - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Demak mulai melakukan perbaikan total Jalan Raya Onggorawe, Kecamatan Sayung, dengan anggaran sebesar Rp600 juta. Jalan yang menjadi jalur alternatif tersebut kondisinya diketahui sudah lama memprihatinkan akibat hujan deras serta tingginya lalu lintas truk besar.

Kerusakan berupa lubang-lubang dalam membuat pengendara harus ekstra hati-hati saat melintas. Sejak pekan lalu, proses perbaikan mulai dikerjakan pada ruas jalan Desa Pilangsari, Kecamatan Sayung.

Jika sebelumnya perbaikan hanya dilakukan dengan menambal lubang menggunakan aspal, kini metode pengerjaan ditingkatkan menjadi perbaikan total dengan mengupas beton lama dan menggantinya dengan cor beton baru. Pengerjaan dimulai dari sisi utara jalan dan diterapkan sistem contra flow untuk mengatur arus lalu lintas.

Kepala Bidang Bina Marga Dinputaru Demak, Eko Widiantoro, mengatakan kerusakan terjadi di sepanjang ruas jalan kabupaten dari bawah Jembatan Tol Semarang–Demak hingga Desa Pilangsari.

“Kerusakan ada di sekitar Pilangsari sampai jembatan tol,” jelasnya.

Baca juga: Uniknya Nama Desa Makam Purbalingga, Satu Kecamatan dengan Tempat Lahir Jenderal Soedirman

Menurut Eko, penanganan dilakukan berdasarkan tingkat kerusakan di setiap titik.

“Penanganannya nanti yang rusak di-drill, dibuang, lalu dicor lagi. Penanganan mulai dari Perempatan Bulusari sampai jembatan tol,” ujarnya.

Sementara itu, warga setempat, Suhadi, menyambut baik perbaikan yang kali ini dilakukan secara menyeluruh.

“Sejak dulu hanya tambal sulam pakai aspal. Baru kali ini ada perbaikan total. Ya semoga lebih awet,” ungkapnya.

Ia yang setiap hari menggunakan jalan tersebut untuk berangkat kerja juga tak mempermasalahkan kemacetan akibat sistem buka-tutup.

“Enggak apa-apa kalau pagi harus macet. Yang penting awet saja,” ujarnya.(afn)

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved