Selasa, 28 April 2026

Berikta Kora

Dutuduh Selingkuh Hingga Digerebek Warga di Mess Perusahaan, Pria Jepara Ternyata Wawancara Skripsi

Seorang pria diamankan dari sebuah mess perusahaan di Jepara, Rabu dinihari. Dikira selingkuh ternyata wawancara skripsi.

Penulis: Tito Isna Utama | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/TITO ISNA UTAMA
BERI KETERANGAN - Kasatreskrim Polres Jepara AKP M Faizal Wildan Umar Rela memberi keterangan kepada wartawan di Mapolres Jepara. Wildan membenarkan adanya pria diamankan warga dari mess pabrik dan diserahkan ke polisi atas dugaan perselingkuhan. 

Ringkasan Berita:
  • Seorang pria digerebek warga Teluk Wetan Jepara di sebuah mess perusahaan, Selasa malam.
  • Pria itu diduga selingkuh dengan seorang mahasiswi yang merupakan warga desa setempat.
  • Kasus ini diselesaikan secara kekeluargaan setelah semua pihak dipertemukan.

 

TRIBUNBANYUMAS.COM, JEPARA - Puluhan warga Desa Teluk Wetan, Kecamatan Welahan, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, menggeruduk Polres Jepara, Rabu (26/11/2025) dini hari.

Mereka datang menyerahkan seorang pria yang diamankan dari sebuah mess perusahaan di wilayah desa tersebut atas dugaan perselingkuhan.

Pria bernama Mahmud Kurniawan (44) ini diamankan saat mengunjungi seorang mahasiswi di mess perusahaan.

Warga risih melihat perilaku Kurniawan lantaran warga Desa Kecapi, Kecamatan Tahunan, Jepara itu kerap datang dan menemui mahasiswi itu padahal sudah beristri.

"Sekitar pukul 00.30 WIB, petugas jaga menerima penyerahan seorang laki-laki yang diamankan warga karena diduga menjalin hubungan yang membuat masyarakat resah," kata Kasatreskrim Polres Jepara AKP M Faizal Wildan Umar Rela, Rabu.

Kronologi Kejadian

Menurut Faizal, penggerebekan ini berawal saat Selasa (25/11/2025) malam, sekitar pukul 20.00 WIB, warga melihat Mahmud mendatangi mess perusahaan dan bertemu Kharisatun Nisa (21), mahasiswi asal desa setempat.

Sekira pukul 20.00 WIB, warga kemudian mendatangi kamar tempat keduanya berada.

Baca juga: Gaji PPPK Jepara Terancam di Bawah Biaya Hidup Layak, Bupati Witiarso Minta Bantuan Pemerintah Pusat

Warga kemudian menginterogasi Mahmud.

Sementara, Nisa dibawa dijemput keluarga dan dibawa pulang.

Dari keterangan Mahmud, pertemuannya dengan Nisa untukkeperluan revisi wawancara skripsi.

Nisa memang melakukan penelitian untuk skripsi akademik di perusahaan Mahmud.

Keduanya mengaku bertemu sejak pukul 19.00 WIB hingga 22.00 WIB.

Namun, warga yang memendam rasa gelisah karena sering melihat pertemuan keduanya, akhirnya melakukan penggerebekan.

Warga kemudian membawa Mahmud ke balai desa sebelum akhirnya menyerahkan ke Polsek Welahan.

Sumber: Tribun Banyumas
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved