Selasa, 2 Juni 2026

Berita Pati

Gercep! DPRD Pati Bakal Didemo, Polisi Datangi Sekolah-Sekolah Minta Pelajar Tidak Ikut Aksi Massa

Para pelajar diajak untuk memperkuat pemahaman mengenai pentingnya menjaga kondusivitas, tidak mudah terprovokasi

Tayang:
Penulis: Mazka Hauzan Naufal | Editor: Rustam Aji
Humas Polresta Pati 
IMBAU TAK IKUT AKSI - Personel Polresta Pati, Kamis (18/9/2025), mengimbau pelajar agar tidak terlibat dalam aksi unjuk rasa dan lebih fokus belajar. Untuk diketahui, Masyarakat Pati Bersatu berencana menggelar aksi unjuk rasa di Gedung DPRD Pati, Jumat (19/9/2025). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, PATI – Polresta Pati bergerak cepat mengantisipasi kerawanan keamanan jelang warga yang tergabung dalam Masyarakat Pati Bersatu berencana menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung DPRD Pati.

Melalui Satbinmas melaksanakan Program Go To School serentak di sejumlah SMA/SMK/MA/SMP dan MTs se-Kabupaten Pati, Kamis (18/9/2025).

Kegiatan ini mengangkat tema “Penyampaian pendapat secara demokratis dan bertanggung jawab dalam rangka penguatan pendidikan karakter".

Para anggota polisi menjadi pemimpin apel dan narasumber di sekolah-sekolah.

Program ini diikuti 37 sekolah dengan total 1.514 siswa, menghadirkan 46 personel gabungan dari Polresta dan Polsek jajaran. 

Kepada para pelajar, diimbau untuk memperkuat pemahaman mengenai pentingnya menjaga kondusivitas, tidak mudah terprovokasi, serta menjunjung tinggi nilai patriotisme cinta tanah air.

Kasat Binmas Polresta Pati, Kompol Sunar, memimpin langsung sejumlah kegiatan di SMA Negeri 1 Pati, SMA Negeri 3 Pati, SMA Nasional, hingga SMK Bhakti Utama.

Sunar menegaskan pentingnya peran sekolah dalam mengarahkan siswa agar tetap fokus pada belajar dan tidak terseret isu provokatif. 

“Pelajar adalah aset bangsa. Jangan sampai energi mereka justru tersalurkan pada hal-hal yang bisa merugikan diri sendiri maupun orang lain,” ucap dia.

Baca juga: BRISIK! Harap-harap Cemas Menunggu Realisasi Jalan Tol Pejagan-Cilacap-Jogja

Di lokasi lain, personel Satbinmas juga hadir di SMP Kanisius, SMP Muhammadiyah, SMPN 8 Pati, SMK Tunas Harapan, SMA Muhammadiyah 1 Pati, SMK Muhammadiyah 1 Pati, SMK Bani Muslim, hingga SMKN 2 dan 4 Pati. 

Para guru dan siswa menerima sosialisasi mengenai antisipasi potensi unjuk rasa serta pesan moral untuk selalu berhati-hati dengan isu-isu di media sosial.

“Kami meminta sekolah untuk waspada, misalnya dengan memulangkan siswa lebih awal atau pembelajaran daring bila situasi tidak memungkinkan. Ini semata-mata untuk menjaga keselamatan anak-anak," kata Kompol Sunar.

Dia juga meminta siswa agar tidak mudah terpancing ajakan yang berpotensi mengganggu masa depan mereka.

Selain memberikan imbauan di sekolah, jajaran Satbinmas juga menyambangi Balai Desa Plangitan dan Sidoharjo.

Dalam kesempatan itu, Kasat Binmas mengajak kepala desa dan perangkat untuk ikut serta menyampaikan pesan kamtibmas kepada warganya. 

“Kami tidak bisa bekerja sendiri. Sinergi masyarakat desa sangat diperlukan agar tidak ada warga yang terprovokasi oleh isu-isu menyesatkan,” tegasnya.

Personel Polsek jajaran Polresta Pati juga terlibat aktif. Misalnya, Polsek Tlogowungu memberikan sosialisasi di MTs Nurul Islam, Polsek Tayu di MA MMH Tayu, Polsek Jakenan di MTs Miftahul Falah, Polsek Juwana di SMPN 4 Juwana, Polsek Batangan di SMAN 1 Batangan, serta Polsek Cluwak di SMPN Cluwak. Semua mengedepankan pesan yang sama: siswa jangan ikut aksi massa dan tetap utamakan belajar.

“Pelajar adalah generasi penerus bangsa. Kami ingin mereka belajar berdemokrasi dengan sehat, menyampaikan aspirasi secara cerdas, bukan dengan aksi anarkis yang bisa mencederai diri sendiri maupun bangsa ini," ungkap dia.

Baca juga: Kritik Keras! Ketua Komisi D DPRD Nilai Korwil SPPG Blora Tidak Kompeten Tangani Program MBG

Pihak kepolisian juga mengingatkan pentingnya literasi digital. 

“Saring sebelum sharing. Jangan biarkan hoaks dan provokasi di media sosial mengendalikan pola pikir anak-anak kita,” pesan Kompol Sunar dalam setiap kesempatan tatap muka bersama pelajar.

Melalui program Go To School ini, Polresta Pati berharap tercipta budaya positif di kalangan pelajar. Disiplin, nasionalisme, serta sikap kritis yang sehat diarahkan agar tidak disalahgunakan. 

“Harapan kami, para siswa tumbuh sebagai generasi yang kuat, berkarakter, dan mampu menjaga Pati tetap aman serta kondusif,” tandas Kompol Sunar.

Untuk diketahui, pada Jumat (19/9/2025) besok, warga yang tergabung dalam Masyarakat Pati Bersatu berencana menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung DPRD Pati.

Dengan perkiraan jumlah massa sebanyak 500 orang, mereka akan menggelar aksi damai dengan tujuan mendukung kinerja Pansus Hak Angket DPRD Pati menuju pemakzulan Bupati Sudewo. (mzk)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved