Kamis, 23 April 2026

Berita Jepara

DPRD Jepara Rusak dan Dijarah Massa, Pegawai Terpaksa Bekerja Lesehan di Musala. Tetap Masuk 8 Jam

Staf Setwan DPRD Jepara bekerja di musala dan gerai UMKM setelah kantor mereka rusak akibat demo. Mereka tetap bekerja 8 jam dengan peralatan pribadi.

Penulis: Tito Isna Utama | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/TITO ISNA UTAMA
LESEHAN - Pegawai DPRD Jepara terpaksa bekerja secara lesehan di musala setelah kantor DPRD Jepara dirusak massa dalam demo, Minggu (31/8/2025) dini hari. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, JEPARA - Musala dan gerai UMKM menjadi tempat kerja sementara pegawai Sekertariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Jepara.

Sejak Senin (1/9/2025) hingga hari ini, Selasa (2/9/2025), mereka menggunakan tempat itu untuk bekerja lantaran gedung DPRD Jepara masih porak poranda setelah jadi sasaran amuk massa saat demo, Minggu (31/8/2025) dini hari.

Tentu saja, di tempat baru ini kondisinya tak sebaik ruang kerja.

Mereka harus bekerja dengan lesehan tanpa alas.

Ada yang di selasar, ada pula yang di dalam musala.

Alih-alih menggunakan PC, mereka mengerjakan pekerjaan meneggunakan laptop pribadi yang diletakkan di kardus kertas.

Di dekat mereka terlihat kardus air mineral dan nasi boks.

Baca juga: Demo di Jepara Tuntut Kapolri Mundur, Kantor DPRD Dijarah

Sejak kerusakan, Minggu, kantor DPRD Jepara belum sepenuhnya bersih.

Pantauan Selasa siang, petugas kebersihan dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Jepara yang datang, masih fokus membersihkan halaman kantor DPRD Jepara.  

Sementara, bagian dalam, belum dibersihkan.

Staf yang bekerja belum diizinkan mengubah barang apapun yang berada di dalam gedung DPRD Jepara karena dalam proses investigasi pihak kepolisian. 

Petugas keamanan yang biasanya di rolling sehari tiga kali yaitu, pagi, sore, dan malam, paska insiden kebakaran, saat ini disiagakan 1x24 jam. 

Jumlah petugas juga ditambah, jika biasanya hanya 1-2 orang, kini dijaga sekitar 10-12 orang. 

Tetap Bekerja 8 Jam

Ketua DPRD Kabupaten Jepara Agus Sutisna mengatakan, meskipun saat ini Gedung DPRD belum bisa digunakan, seluruh staf dan pegawai tetap bekerja seperti biasa 

Mereka tetap bekerja pukul 07.00-15.00 WIB. 

Sumber: Tribun Banyumas
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved