Kamis, 23 April 2026

Berita Kudus

Situasi Kurang Kondusif, CFN Kudus September Ditiadakan

Sebagai upaya antisipasi hal-hal yang berpotensi menimbulkan kericuhan di tengah berkumpulnya masyarakat.

Penulis: Saiful Masum | Editor: Rustam Aji
TRIBUNJATENG/SAIFUL MA'SUM
CFN SEPTEMBER DITIADAKAN - Sejumlah warga meramaikan kegaiatan Caf Free Night di Jalan Dr. Ramelan Kudus pada pekan pertama Agustus 2025 lalu. Bupati Kudus meniadakan sementara CFN pada September ini dengan mempertimbangkan situasi dan kondisi yang terjadi di lingkungan masyarakat di berbagai daerah, Senin (1/9/2025).  

TRIBUNBANYUMAS.COM, KUDUS - Mencermati situasi dan kondisi yang kurang kondusif belakangan ini, kegiatan pasar rakyat di malam hari bertajuk Car Free Night (CFN) di Kabupaten Kudus pada September ini ditiadakan.

CFN yang sedianya digelar pada 6 September di Jalan Dr Ramelan.

Penundaan CFN pada September ini disampaikan langsung oleh Bupati Kudus, Sam'ani Intakoris, Senin (1/9/2025).

Sam'ani menilai saat ini situasi dan kondisi tidak memungkinkan untuk menyelenggarakan kegiatan yang melibatkan masyarakat banyak.

Menurut Sam'ani, penyelenggaraan CFN perdana Agustus lalu mampu menyedot ribuan pengunjung dalam semalam.

Tetapi karena hal itu melibatkan kerumunan massa, dan dikhawatirkan ada potensi kerawanan, maka dilakukan evaluasi untuk mencegah lebih awal. 

Selain itu, Bupati juga bakal mempertimbangkan beberapa kegiatan dari rangkaian Hari Jadi ke-476 Kota Kudus yang melibatkan orang banyak sebagai langkah antisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.

Koordinasi pemerintah daerah dengan pihak terkait, seperti kepolisian dan TNI juga diperlukan sebagai langkah antisipatif agar Kudus tetap aman dan damai.

Baca juga: Polisi Sebut Iko Mahasiswa Unnes Semarang Tewas Kecelakaan, Alumni FH Unnes Endus Ada Kejanggalan

Mengingat, rangkaian dan puncak Hari Jadi Kudus digelar pada September.

Sebelumnya, Kabid PKL Dinas Perdagangan Kudus, Imam Prayitno mengatakan, ada beberapa catatan dan evaluasi hasil penyelenggaraan CFN perdana pada Agustus lalu.

Di antaranya, masukan dari masyarakat agar fasilitas hiburan yang digelar saat CFN tidak dengan suara keras hingga menganggu masyarakat.

Selain itu, masyarakat di lokasi CFN juga meminta agar dilakukan penataan ulang dengan memberikan akses jalan jika terjadi kegawatdaruratan. Misalnya masyarakat membutuhkan pertolongan medis secara mendadak saat CFN digelar.

"Terkait dengan usulan agar CFN diperpanjang waktu dan lokasinya, kami terima namun belum bisa ditindaklanjuti. Nah bulan ini September, karena desain awal CFN dilakukan di awal bulan, maka bulan ini ditiadakan sementara dengan mempertimbangkan situasi dan kondisi yang terjadi saat ini," tuturnya.

Pada CFN Agustus lalu diikuti kurang lebih 150 pedagang. Sementara daftar waiting list pedagang yang belum bisa diakomodir mencapai 250-an pedagang. (Sam)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved