Rabu, 17 Juni 2026

Berita Internasional

Bomber Nuklir B-52 Jatuh dan Meledak di California, 8 Orang Tewas Seketika

Tragedi Pangkalan Udara Edwards: Jet Pengebom B-52 AS Jatuh Saat Uji Coba, Lapangan Terbang Ditutup Total

Tayang:
Editor: Rustam Aji
sumber: X@BNODesk/kompas.com
ILUSTRASI - Pesawat jatuh dan meledak di Amerika. 
Ringkasan Berita:
  • Bomber nuklir B-52 Stratofortress milik Angkatan Udara Amerika Serikat (AS) jatuh dan meledak di Pangkalan Angkatan Udara Edwards, California, Senin (15/6/2026) pagi .  
  • Otoritas pangkalan memastikan 8 orang yang berada di dalam pesawat tewas dalam insiden tragis tersebut, 
  • Kecelakaan ini menimbulkan gumpalan asap hitam pekat yang membubung tinggi ke langit di atas kawasan Kern County, sesaat setelah jet militer raksasa senilai 85 juta dollar AS (Rp 1,5 triliun) tersebut menghantam tanah.  

TRIBUNBANYUMAS.COM, WASHINGTON DC — Sebuah pesawat pengebom nuklir jenis B-52 Stratofortress milik Angkatan Udara Amerika Serikat (AS) jatuh dan meledak hebat di Pangkalan Angkatan Udara Edwards, California, pada Senin (15/6/2026) pagi waktu setempat. 

Otoritas militer mengonfirmasi insiden tragis ini menewaskan seluruh kru yang berjumlah delapan orang di dalam pesawat senilai 85 juta dollar AS (setara Rp 1,5 triliun) tersebut. 

Komandan Pangkalan Edwards, Kolonel James Hayes, menyatakan bahwa seluruh korban tewas merupakan gabungan dari personel militer, pegawai sipil, serta kontraktor pemerintah. 

"Indikasi awal menunjukkan kecelakaan pesawat militer ini tidak meninggalkan korban selamat. Tim darurat segera merespons ke lokasi dan situasi saat ini masih berlangsung," rilis resmi pihak Pangkalan Edwards dalam konferensi pers, Senin sore waktu setempat. 

Kronologi dan Dampak Ledakan di Landasan Pacu

Insiden bomber B-52 jatuh ini terjadi sesaat setelah pesawat raksasa tersebut lepas landas untuk menjalani misi uji coba rutin pada pukul 11.20 pagi.

Detik-detik jatuhnya jet pengebom tersebut sempat disadari oleh warga sekitar setelah melihat gumpalan asap hitam pekat membubung tinggi ke langit di atas kawasan Kern County. 

Baca juga: Iran-AS Sepakat Damai, Israel Tolak Tarik Pasukan dari Lebanon

Foto-foto dari lokasi kejadian memperlihatkan puing-puing hangus dan bayangan hitam besar di titik hantaman. 

Akibat tragedi ini, otoritas Pangkalan Udara Edwards langsung memberlakukan status darurat dengan menutup total lapangan terbang dan mengalihkan seluruh penerbangan komersial maupun militer.

Selain itu, semua izin kunjungan non-komersial ditangguhkan hingga waktu yang belum ditentukan agar personel dapat fokus sepenuhnya pada operasi tanggap darurat. Kolonel Hayes memastikan bahwa dampak ledakan berhasil dilokalisasi sehingga tidak meluas ke luar area pangkalan. 

Penyebab dan Sejarah Jet Pengebom Nuklir AS

Terkait penyebab utama jatuhnya pesawat, pihak militer belum bisa memberikan kesimpulan dini. Kolonel Hayes menegaskan bahwa diperlukan waktu hingga beberapa bulan ke depan untuk melakukan investigasi militer AS secara menyeluruh, meskipun misi yang dilakukan saat itu adalah prosedur standar harian. 

Tragedi ini langsung memicu gelombang duka cita mendalam di AS. Gubernur California Gavin Newsom dan Anggota Kongres Jay Obernolte secara terbuka menyampaikan belasungkawa bagi keluarga para korban yang gugur dalam tugas. 

Baca juga: Kerap Picu Kecelakaan Fatal, Warga Blora Desak Pemprov Jateng Segera Perbaiki Jalan Kunduran-Ngawen

Sebagai informasi, Boeing Stratofortress merupakan jenis jet pengebom nuklir jarak jauh andalan yang menjadi tulang punggung Angkatan Udara AS sejak tahun 1955.

Pesawat raksasa rakitan Boeing ini dirancang dengan spesifikasi tangguh yang mampu membawa beban hingga 31,75 ton senjata serta memiliki daya jelajah luar biasa mencapai 14.000 kilometer tanpa satu kali pun mengisi ulang bahan bakar di udara.(danur/kps)

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup I - Matchday 1
Rabu, 17 Juni 2026 | 02:00 WIB
France
Prancis
VS
Senegal
Senegal
Grup I - Matchday 1
Rabu, 17 Juni 2026 | 05:00 WIB
Iraq
Irak
VS
Norway
Norwegia
Grup J - Matchday 1
Rabu, 17 Juni 2026 | 08:00 WIB
Argentina
Argentina
VS
Algeria
Aljazair
Grup J - Matchday 1
Rabu, 17 Juni 2026 | 11:00 WIB
Austria
Austria
VS
Jordan
Yordania
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved